Pemuda Bartim Ciptakan Aplikasi KitaMaayaan, Ini Tujuannya

Minggu, 30 April 2023 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Guna mempertahankan kelestrian adat budaya khas daerah di era digital. Pemuda asal Tamiang, kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, Dede Almustaqim ciptakan aplikasi dengan nama KitaMaanyaan yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi.

Banyaknya keindahan alam yang masih belum dijelajahi, makanan yang belum dicicipi, kebudayaan yang ingin dieksplorasi serta wisata lain yang belum diketahui menjadi gagasan awal membuat sebuah aplikasi berbasis android guna membantu mempromosikan kekayaan yang dimiliki daerah agar lebih dikenal masyarakat luas.

Dirinya menjelaskan, aplikasi ini secara sederhana bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat daerah maupun luar daerah untuk mengakses informasi tentang destinasi wisata, kebudayaan, kuliner, transportasi serta UMKM lokal kedalam satu wadah digital.

“Selain sebagai media informasi, aplikasi yang dikembangkan ini juga menyajikan sarana edukasi khususnya kamus bahasa Maanyan agar budaya yang menjadi identitas asli dayak maanyan dapat bertahan dari generasi ke generasi,” jelas Dede di Tamiang Layang, Sabtu (29/04/2023).

Aplikasi yang dia ciptakan diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi masyarakat daerah dan pendatang yang berkunjung ke Kabupaten Barito Timur karena banyak hal-hal seru yang tersaji dalam bentuk informasi dan edukasi.

Harapannya, inovasi ini juga dapat memupuk semangat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah sehingga terlahir generasi-generasi baru yang cakap dalam bidang pengembangan web dan aplikasi untuk pembangunan Kabupaten tercinta yang lebih baik.

Diakui Dede Almustaqim, aplikasi KitaMaanyaan tentunya masih banyak kekurangan, karena itu dirinya sangat mengharapkan bantuan dari para putra putri daerah ini.

“Ya, agar bisa bergabung untuk mengembangkan aplikasi ini dan turut berkontribusi dalam menambahkan kosa kata bahasa Maanyan,” sebutnya.

“Hal lainnya, bantuan dari masyarakat/pemilik lokasi atau tempat yang ingin ditampilkan pada aplikasi KitaMaanyaan tentunya juga akan sangat membantu,” harap Dede Almustaqim.

Dia juga meyakini kedepannya Aplikasi kitaMaanyaan dapat dirilis di Play Store agar bisa digunakan oleh masyarakat banyak.

Sementara, konten kreator berbakat, Gusti Roby menyatakan dukungannya dan berharap agar putra – putri Bartim terus berinovasi, menciptakan karya-karya terbaik dengan tetap mempertahankan identitas daerah di era yang serba digital ini.

“Menurut saya, pengembangan aplikasi semacam ini bisa menjadi salah satu media yang sangat efisien dalam upaya pelestarian seni budaya dan mempromosikan aset daerah,” ujar Roby.

Di era teknologi yang serba digital adalah kewajiban untuk semua pihak agar bisa beradaptasi dan tumbuh bersamanya tanpa meninggalkan kebudayaan kita.

“Kedepannya aplikasi ini diharapkan bisa menjadi wadah kolaborasi berbagai bidang, seperti media online, pembuatan konten digital, pembelajaran dan lainnya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Roby berharap pengembangan aplikasi ini bisa terus berlanjut dan mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan juga pemangku kebijakan.

“Bagian paling menariknya pula adalah dengan dikembangkannya aplikasi ini sama dengan memberikan wadah kreasi bagi berbagai lapisan masyarakat untuk berkontribusi serta tidak menutup kemungkinan membuka lapangan pekerjaan baru di Barito Timur,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Aplikasi KitaMaanyaan adalah aplikasi mobile berbasis Android yang mempunyai Fitur utama yaitu Kamus Bahasa Maanyan – Bahasa Indonesia, memudahkan anda melakukan pencarian kosa kata dalam bahasa Maanyan.

Uniknya, aplikasi ini juga dapat menampilkan Lokasi/Tempat Wisata, Kuliner, Hotel, dan Bengkel di lingkungan Kabupaten Barito Timur dengan menyertakan alamat yang dilengkapi dengan Koordinat dan dapat telusuri dengan Google Maps. (Adi Suseno)

Loading

Berita Terkait

Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat
Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan
Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung
Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 
Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi
Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya
Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan
Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:08 WIB

Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 21 April 2026 - 18:02 WIB

Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung

Selasa, 21 April 2026 - 15:23 WIB

Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 

Selasa, 21 April 2026 - 14:55 WIB

Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi

Berita Terbaru