Rafi Hidayatullah Sampaikan 5 Poin Penting Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Ketua umum Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Rafi Hidayatullah sampaikan pesan penting dalam pelestarian adat budaya.

Hal itu dipaparkannya saat menjadi narasumber pada kegiatan sebagai dasar pembentukan Dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang merupakan dasar bagi pembentukan landasan hukum pelestarian budaya daerah.

Kegiatan yang difasilitasi Pemda melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Barito Timur terkait penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) ini dibuka oleh Asisten I, Ari Panan P. lelu dan bertempat di aula kantor Bupati, Selasa (07/10/2025).

Penyusunan PPKD merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan kebudayaan lokal Barito Timur sebagai sumber daya penting yang berkelanjutan.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Disbudpar, organisasi masyarakat (ormas), damang adat, serta Tim Ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memberikan pendampingan teknis.

Ketua Fordayak Bartim, Rafi Hidayatullah, sampaikan 5 poin untuk memperkuat pelestarian adat budaya yaitu sebagai berikut;

1. Memetakan kondisi

kebudayaan: Menggambarkan situasi terkini tentang kekayaan budaya daerah, termasuk aset- asetnya.

 

2. Mengidentifikasi permasalahan: Mendata tantangan dan masalah yang dihadapi kebudayaan daerah, misalnya akibat modernisasi dan globalisasi.

3. Merumuskan strategi: Menjadi dasar penyusunan strategi kebudayaan dan rencana induk pemajuan kebudayaan yang adaptif dan progresif.

4. Meningkatkan kebudayaan: Mendukung upaya pemajuan kebudayaan, pelestarian, pengembangan, dan

5. Harapan Pembuatan rumah betang untuk diidentifikasi di Paku Beto, untuk membuatkan museum peninggalan termasuk tokoh Singa Djarang dan Magaoeng.

“Penyusunan PPKD ini sangat penting untuk memastikan bahwa kebudayaan lokal Barito Timur tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan sebagai bagian dari identitas dan sumber daya daerah,” ujar Rafi.

Politisi muda dari Partai Kebangkitan Bangsa ini menjelaskan bahwa PPKD bertujuan memperkuat nilai-nilai budaya, memberdayakan komunitas adat, serta meningkatkan potensi objek budaya sebagai daya tarik wisata budaya di Barito Timur.

Pada kesempatan itu Rafi menuturkan komponen utama objek pemajuan kebudayaan yang meliputi tradisi lisan, kesenian, adat istiadat, bahasa daerah, serta warisan benda dan tidak benda.

Lebih lanjut dikatakan Rafi, dirinya memaparkan data sebaran objek wisata budaya di wilayah Barito Timur sebagai bagian dari potensi yang perlu dikembangkan secara terintegrasi dalam dokumen PPKD.

Kegiatan penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah ini diharapkan selesai dalam waktu dekat dan hasilnya akan menjadi pedoman dalam kebijakan serta program pengembangan kebudayaan di Kabupaten Barito Timur.

Rafi berharap seluruh pihak terkait dapat berperan aktif dalam proses ini agar kebudayaan Barito Timur tetap hidup dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kami berharap agar seluruh pihak terkait dapat berperan aktif dalam proses ini sehingga kebudayaan Barito Timur tetap hidup dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi
Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan
Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat
Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang
Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat
Musim Durian Tiba, Ribuan Butir Ludes Diserbu Pembeli di Lapak Sirandu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:31 WIB

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:44 WIB

Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 19:46 WIB

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:07 WIB

Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WIB

Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Berita Terbaru