Pemkot Tasikmalaya Tanggapi Tiga Tuntutan Warga Kampung Bengkok dan Cibatu

Selasa, 6 Mei 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Tuntutan warga Kampung Bengkok dan Kampung Cibatu, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya mendapat respon dari stakeholder terkait.

Pasalnya hampir 15 tahun, jalan rusak belum diperbaiki pemerintah, tak heran sebagai wujud kekesalan, warga juga sampai memblokade jalan.

PLt Asda III Asep Maman Permana menerangkan, kapasitas jalan hanya 10 tahun, sementara truk pengangkut pasir dan batu semuanya over kapasitas.

“Karena itu pentingnya beban dikurangi pakai 1 jalur alternatif, jam 5 sore harus di portal, apalagi terlihat juga ada truk yang dari kabupaten. Maksudnya di jaga semua supaya berjalan lancar jalan,” ucapnya, Senin (05/05/2025).

Lanjut Asep, Kota Tasikmalaya terdapat 450 km, sehingga harus direkontruksi, sebab jika diperbaiki 1 minggu juga selesai tapi percuma pasti rusak lagi.

“Seperti contohnya jalur yang dipersoalkan warga, makanya diusulkan ke provinsi itu yang ke Bojong Jengkol karena truk yang lewat sana bebannya berat,” terangnya.

Pemkot Tasikmalaya mencoba mengusulkan sepanjang 28 km, tapi terang Asep Maman, yang mau disampaikan ke masyarakat di sini dijaga baik baik. Hal ini agar bagaimana semuanya bisa berjalan. Masyarakat penambang sekitar bisa hidup asal taat aturan.

“Mungkin sesuai rencana umur jalan yang seharusnya 5 tahun lebih kalau dengan over kapasitas 1 tahun juga bisa rusak, ini butuh kesadaran dari semuanya agar berjalan lancar. Makanya kami datang ke sini dengan konsultan itu bagaiman kita hitung sepanjang jalan ini,” beber Asep.

Ditempat sama, Hendra Budiman Kepala Dinas PUTR Kota Tasikmalaya menerangkan, berawal dari kehadiran masyarakat Cibatu menyampaikan keluh kesalnya berkaitan dengan masalah pertama dari galian C.

Menurut masyarakat Cibatu, eksistensi Galian C menimbulkan keresahan misalnya jalan rusak, polusi dan suara bising di karenakan bongkar muat pasir dan batu melewati masyarakat Cibatu.

Menindaklanjuti daripada kedatangan masyarakat Cibatu, Dinas PUTR melaksanakan rapat yang diadakan di aula kantor Kecamatan Bungursari dihadiri oleh semua OPD pemerintahan kota yang ada

“Korelasinya dengan tugas fungsi serta kewenangan apa yang di sampaikan oleh masyarakat, termasuk Lurah, Camat terutama dari perusahaan barusan sudah sanggup meminimalisir apa yang di keluhkan oleh masyarakat,” jelas Hendra.

Di dalam implementasinya lanjut Hendra, tentu saja itu mejadi tanggung jawab semua, bukan hanya pemerintah juga tanggung jawab perusahaan.

“Mari kita bersama sama memonitor pelaksanaan realisasi hasil rapat barusan,” ajak Hendra.

Sementara itu, Camat Bungursari Sodik mengatakan, aksi warga hanya meminta tiga tuntutan, masalah jalur, jam operasi dan kapasitas muatan.

Sodik bersyukur, dari CV Anak Sejati sudah merespon tentang masalah jalur akan akan di putuskan dengan lintasan alternatif dari Sukalaksana dengan Trimukti over kapasitas akan disampaikan. Kemudian jam operasi juga sudah dijalankan maksimal sampai jam 4 sore.

“Insya alloh semua ada solusi, yang terpenting pengawalan dari kita semua OPD, Muspika terhadap yang sudah disepakati di tuangkan melalui pernyataan dari CV Anak Sejati nanti kami akan lapor kepada pimpinan,” pungkas Sodik.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Aklamasi di Graha Pena: Amrullah Mundur, Suwardi Tahir Nahkodai PWI Sulsel 2026–2031
Kantongi 3 Suara di Konferprov Sulsel, PWI Enrekang Sepakat Pilih Ketua Visioner
Lalui Masa Pasca-Pandemi dan Perubahan Kurikulum, Angkatan Hebat SDN 1 Lewo Lulus 100 Persen
Jeneponto Kembali Raih WTP, Bupati Paris Yasir: Bukti Komitmen Transparansi Tata Kelola Keuangan
Bangkit dari WDP, Enrekang Sabet WTP BPK 2025: Energi Baru Tata Kelola Keuangan Daerah
Bantu Warga Penderita Asma, Baznas Kota Tasikmalaya Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Nebulizer
Polisi Turun ke Ladang, Polsek Kuala Cenaku Tanam ‘Harapan’ bersama Petani 
Diduga Lebih Prioritaskan Administrasi, Pelayanan RS TMC Tasikmalaya Dikeluhkan Keluarga Korban Laka Lantas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:52 WIB

Aklamasi di Graha Pena: Amrullah Mundur, Suwardi Tahir Nahkodai PWI Sulsel 2026–2031

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kantongi 3 Suara di Konferprov Sulsel, PWI Enrekang Sepakat Pilih Ketua Visioner

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:22 WIB

Lalui Masa Pasca-Pandemi dan Perubahan Kurikulum, Angkatan Hebat SDN 1 Lewo Lulus 100 Persen

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:42 WIB

Jeneponto Kembali Raih WTP, Bupati Paris Yasir: Bukti Komitmen Transparansi Tata Kelola Keuangan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:35 WIB

Bangkit dari WDP, Enrekang Sabet WTP BPK 2025: Energi Baru Tata Kelola Keuangan Daerah

Berita Terbaru