Pemkot Kemana? Tanah Longsor di Lingkungan Situ Gede Diduga Dibiarkan

Minggu, 4 Juni 2023 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Tanah Longsor yang terjadi di lingkungan wisata Situ Gede tepatnya di RT 04 RW 05 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya diduga ada pembiaran oleh pihak terkait.

Padahal pihak BPBD kota Tasikmalaya sudah memberikan warning berupa Bronjong dan satu lembar terpal untuk menutupi longsoran, agar tidak tergerus air hujan.

Sebab, kalau tidak cepat ditangani dinding belakang rumah warga lambat laun akan terkikis akibat pergerakan tanah.

Informasi yang dihimpun dilokasi, menurut ketua RT 04 /05 kelurahan Linggajaya Asep Janglar menyebutkan, kejadian longsor ini sudah sebulan yang lalu.

“Cuma pihak BPBD yang memberikan bantuan berupa Terpal dan Bronjong,” ungkapnya kepada MNP, Minggu (04/06/2023).

Adapun lanjut Asep, untuk pemasangan bronjong tersebut, menurut BPBD, itu dikembalikan kepada dinas teknis terkait yaitu PUTR Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, bencana longsor ini sudah diajukan ke pihak PUTR kota Tasikmalaya, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan serius dari pihak terkait.

“Kami takut ada longsor susulan dan akan mengakibatkan rumah warga yang akan menjadi korban, dengan ini kami meminta segera ditangani,” pinta Asep.

Menanggapi kejadian longsor ini, Ketua Umum Garuda Pusaka Nusantara (Gapura) Tatang Sutarman angkat bicara. Dia menyebut, dengan terjadinya longsor tersebut diharapkan masyarakat sekitar bisa meningkatkan kewaspadaan dan kehati hatian.

“Jangan sampai bencana susulan datang tiba tiba dan tak terduga,” sebut Tatang mengingatkan warga setempat.

Pria yang akrab dipanggil Tatang Toke ini mengatakan, yang lebih penting kepada Pemkot Tasikmalaya dalam hal ini (PUPR), kelurahan dan kecamatan Mangkubumi di harapkan jangan lamban dan abai pada persoalan tersebut.

“Karena bencana ini terjadi sudah cukup lama akan tetapi sampai saat tidak ada penanganan sama sekali yang akhirnya membuat resah masyarakat setempat,” ungkap Tatang Toke.

Dia pun mempertanyakan, kemana saja pemerintahan kota ini? Padahal kalau kita lihat antara lokasi kejadian dengan pondasi rumah tidak kurang dari 50cm saja, sehingga hal ini sangat membahayakan terhadap keselamatan jiwa.

“Saya apresiasi dan terimakasih banyak pada pihak BPBD yang telah sigap dan telah memberikan bantuan berupa Bronjong dan terpalnya walaupun sampai saat ini belum dimanfaatkan,” tandas Tatang Toke. (SN)

Loading

Berita Terkait

Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai
Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali
TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut
Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM
Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang
Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer
Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Jeneponto Apresiasi Peran TNI dalam Program TMMD ke-128
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:54 WIB

Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai

Rabu, 22 April 2026 - 18:18 WIB

Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 April 2026 - 15:23 WIB

Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM

Rabu, 22 April 2026 - 14:59 WIB

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Berita Terbaru

Berita terbaru

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB

Berita terbaru

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:59 WIB