Tasikmalaya, MNP – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten Tasikmalaya pada beberapa hari yang lalu, mengakibatkan bencana tanah longsor ataupun pergeseran tanah.
Kejadian tersebut menimpa satu bangunan rumah warga di wilayah Kampung Cingere RT 06/03 Desa Cibahayu Kecamatan Kadipaten.
Kepala Desa Cibahayu Erin Nuhrudin, S.Sy bersama perangkat desa dan juga RT setempat serta warga sekitar langsung meninjau kelokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintahan Desa langsung berkoordinasi dengan pihak Muspika serta BPBD kabupaten Tasikmalaya, pasalnya jika dibiarkan, khawatir sebanyak 44 KK ikut terdampak.
Menurut Erin, kejadian tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kadipaten dan sekitarnya pada beberapa waktu lalu.
Pihak desa pun kata Erin sudah melaporkan bencana ini kepada BPBD kabupaten Tasikmalaya dengan mengirimkan langsung surat resmi untuk penanganan bencana ini.
“Malahan kami sudah 2 kali mengirim surat ke BPBD, akan tetapi sampai saat ini belum ada balasan ataupun kejelasan kapan untuk penanganan bencana di wilayah kami ini,” jelasnya, Senin (27/05/2024).
Selain itu, Erin juga menerangkan, bahwa ketika bencana longsor ini dibiarkan tentunya dikhawatirkan akan amblas semua.
“Apakah warga kami harus diungsikan semua atau longsoran tanah ini harus diperbaiki? karena di kampung ini ada sebanyak ±44 KK tentunya akan terdampak ketika terjadi bencana longsor susulan,_ terangnya.
Intinya lanjut Erin, pihaknya masih menunggu kejelasan dari BPBD kabupaten Tasikmalaya, karena instansi tersebut tentunya akan paham untuk menganalisa dampak dari bencana ini.
“Tetapi saya selaku kepala desa akan segera berkoordinasi dengan para tokoh untuk penanganan segera di lokasi terdampak, agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan sehingga dapat menimbulkan korban jiwa, nantinya,” ungkap Erin.
Kendati demikian, Erin berharap pihak BPBD kabupaten Tasikmalaya segera merespon surat yang telah kami sampaikan.
“Ya, agar penanganan bencana longsor di wilayah kami segera ditangani dan diatasi, harapnya.
![]()
Penulis : Dudi R
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan