Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Rabu, 22 April 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Proses eksekusi objek sengketa lahan milik Gereja GKPI Salak yang terletak di Desa Salak II, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, berhasil dilaksanakan dengan aman dan tertib, Rabu (22/04/2026).

Di bawah pengawalan ketat ratusan aparat gabungan, kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut berjalan tanpa kendala berarti.

Eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari keputusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, bersama Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0206/Dairi, Mayor Czi M. Tambunan.

Hadir pula dalam agenda tersebut Panitera Pengadilan Negeri Sidikalang, Nelson Robet Saragih, beserta jajaran pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait.

Sebanyak 197 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan sterilisasi lokasi, yang terdiri dari unsur Polres Pakpak Bharat, Polres Dairi, Kodim 0206/Dairi, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, hingga Dinas Perhubungan.

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, menegaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi bertujuan untuk menjamin keamanan selama proses penegakan hukum berlangsung.

Ia menginstruksikan kepada seluruh personel untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai prosedur.

“Eksekusi adalah bagian dari keputusan hukum yang harus dijalankan. Kami pastikan seluruh personel bekerja secara profesional, menghindari sikap arogan, dan memastikan area tetap steril sehingga proses pembacaan keputusan hingga berita acara berjalan lancar,” tegas Kapolres.

Senada dengan hal tersebut, Dandim 0206/Dairi melalui Pabung Mayor Czi M. Tambunan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bentuk dukungan terhadap supremasi hukum serta upaya menjaga stabilitas wilayah agar tetap kondusif bagi masyarakat sekitar.

Rangkaian eksekusi yang dimulai dengan apel kesiapan hingga pembongkaran objek sengketa berakhir tepat pada pukul 12.33 WIB.

Seluruh pihak yang terlibat mengikuti jalannya proses dengan kooperatif, sehingga suasana di Desa Salak II tetap kondusif pasca-pelaksanaan eksekusi.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Tasikmalaya dan Wakilnya Hadiri Opening Ceremony Porprov XV Jabar 2026
ITF Ar-Raniry Berikan Beasiswa kepada Mahasiswa Berprestasi di Momentum Milad ke-63
Respons Aduan Warga, Polsek Dramaga dan Forkopimcam Sita 1.792 Botol Miras di Kedai Jamu
GOR Sukapura Dadaha Jadi Saksi Persaingan 8 Tim Voli Terbaik di Sri Puspa Cup 2
Ribuan Guru PGRI Kota Tasikmalaya Semarakkan Fun Run HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional 2026
ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi
Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 14:03 WIB

Bupati Tasikmalaya dan Wakilnya Hadiri Opening Ceremony Porprov XV Jabar 2026

Minggu, 8 November 2026 - 07:21 WIB

ITF Ar-Raniry Berikan Beasiswa kepada Mahasiswa Berprestasi di Momentum Milad ke-63

Sabtu, 7 November 2026 - 15:05 WIB

Respons Aduan Warga, Polsek Dramaga dan Forkopimcam Sita 1.792 Botol Miras di Kedai Jamu

Sabtu, 7 November 2026 - 14:53 WIB

GOR Sukapura Dadaha Jadi Saksi Persaingan 8 Tim Voli Terbaik di Sri Puspa Cup 2

Sabtu, 7 November 2026 - 11:23 WIB

Ribuan Guru PGRI Kota Tasikmalaya Semarakkan Fun Run HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional 2026

Berita Terbaru