Pemkab Bartim Dinilai Tidak Peduli, Warga Wacanakan Aksi Demo

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Warga Desa Matabu merencanakan demo atau aksi damai ke Kantor Bupati Barito Timur akibat tidak ada kejelasan penanganan dampak pencemaran yang Sungai Jaar dan Sungai Tauluh yang menjadi sumber air bersih di desa itu.

Rencana tersebut terungkap dari warga RT 01 bernama Miswahyuni (61), Ia bersama warga lainnya merasa bahwa pemerintah daerah tidak memedulikan keluhan mereka terkait pencemaran sungai akibat aktivitas beberapa perusahaan di sekitar Desa Matabu.

“Kalau bisa pemerintah daerah dan perusahaan segera menindaklanjuti keluhan warga, tapi sejauh ini belum ada respons. Jika tidak ada respons kita masyarakat rencanakan demo atau aksi damai,” ujarnya, Jumat, 23 Februari 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Miswahyuni mengaku sejak Sungai Jaar tercemar atau keruh keluarganya sulit mendapatkan air bersih untuk mandi, cuci, kakus, maupun untuk konsumsi. Ia juga mengungkapkan bahwa tanaman milik warga ada yang mulai mati karena tergenang air lumpur saat banjir.

“Warga yang punya kolam ikan juga kesulitan mencari sumber air untuk mengganti air kolam karena air sungai yang selama ini menjadi sumber sudah bercampur lumpur,” katanya.

Karena itu, melihat kondisi sungai yang tidak mungkin pulih seperti sedia kala, Miswahyuni menuntut perusahaan agar membuat sumur bor untuk warga terdampak yang dilengkapi mesin pompa dan tandon penampung air.

Menanggapi rencana warganya melakukan aksi damai di Kantor Bupati Barito Timur, Kepala Desa Matabu Juni Setiawan menjelaskan bahwa sejauh ini dirinya juga masih menunggu pihak perusahaan dan pemerintah daerah untuk menanggapi secara serius keluhan warga.

“Kita masih tetap berharap kepada pihak perusahaan, terutama pemerintah daerah dan kita sudah memberikan waktu sampai selesai Pemilu,” katanya.

Juni meminta pemerintah daerah turut berperan dengan mendorong perusahaan yang menimbulkan pencemaran sungai agar memenuhi tuntutan warga akibat dampak aktivitas tambang mereka.

“Mohon ada respons, tanggapan dari pemerintah daerah. Saya dengar kalau air surut akan turun ke lapangan dan ternyata sampai saat ini sudah hampir dua minggu cuaca panas dan air sudah surut tetapi masih belum ada respons,” tutur Juni.

Dia juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait menanggapi rencana warga melalukan aksi damai.

“Kalau memang tidak ada tindak lanjut sampai awal bulan tiga ini, kita akan mengajukan surat permohonan aksi damai. Apakah nanti di kantor bupati ataupun langsung turun ke lapangan perusahaan tambang terkait,” tegas Miswahyuni.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Aktivitas Galian Tambang PT SLS Dikhawatirkan Genangi Jalan Penghubung Dorong – Matarah
Warga Kecamatan Bungursari Kategori Pra Sejahtera Terima Bansos Atensi 
PT KSL Perbaiki Jembatan Ambruk di Desa Karang Langit
Bupati Pakpak Bharat Pidato Tentang Nota Pengantar Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2023
SMAN 6 Kota Tasikmalaya Optimis Jawab Tantangan Era Digitalisasi Dunia Pendidikan
Pentas Seni Meriahkan Perpisahan Murid Kelas VI SDN 3 Sukarindik
Personel Sat Lantas Polres Wajo Edukasi Murid SDN 23 Assorajang, Terkait Sepeda Listrik dan Bullying
Tim Satgas UPP Wajo Sosialisasi Siap Awasi Pungli PPDB

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:16 WIB

Aktivitas Galian Tambang PT SLS Dikhawatirkan Genangi Jalan Penghubung Dorong – Matarah

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:51 WIB

Warga Kecamatan Bungursari Kategori Pra Sejahtera Terima Bansos Atensi 

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:05 WIB

PT KSL Perbaiki Jembatan Ambruk di Desa Karang Langit

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:57 WIB

Bupati Pakpak Bharat Pidato Tentang Nota Pengantar Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2023

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:29 WIB

SMAN 6 Kota Tasikmalaya Optimis Jawab Tantangan Era Digitalisasi Dunia Pendidikan

Kamis, 20 Juni 2024 - 18:35 WIB

Personel Sat Lantas Polres Wajo Edukasi Murid SDN 23 Assorajang, Terkait Sepeda Listrik dan Bullying

Kamis, 20 Juni 2024 - 18:30 WIB

Tim Satgas UPP Wajo Sosialisasi Siap Awasi Pungli PPDB

Kamis, 20 Juni 2024 - 18:23 WIB

Terkait Relokasi RSUD Siwa, DPRD Terima Aspirasi Solidaritas Pemuda Wajo

Berita Terbaru

Berita terbaru

PT KSL Perbaiki Jembatan Ambruk di Desa Karang Langit

Jumat, 21 Jun 2024 - 11:05 WIB