Oknum ASN Diduga Kutip Uang Janjikan Lulus P3K, Plt Kadisdik Pakpak Bharat Angkat Bicara 

Sabtu, 8 Februari 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Isu pungutan liar (pungli) kelulusan P3K di Dinas Pendidikan Pakpak Bharat yang dilakukan oleh oknum insial NN kepada salah satu tenaga pengajar inisial K.N menjadi sorotan publik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pakpak Bharat Augusman Padang angkat bicara terkait persoalan tersebut, apalagi ada pemberitaan yang tidak benar.

Agusman H Padang membantah segala tudingan tersebut, para pihak yang ada dalam berita sudah dilakukan pemanggilan dan klarifikasi serta pemeriksaan terhadap mereka.

“Ini soal utang piutang dan tak ada pungli seperti yang ditujukan,” ungkap Agusman H Padang, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (07/02/2025).

Diketahui, dalam pemberitaan yang beredar, salah seorang tenaga pengajar honorer dari Kecamatan Kerajaan menjadi korban pungli yang diduga dilakukan oknum ASN Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pakpak Bharat berinisial NN.

NN menjanjikan kelulusan bagi KN yang tengah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), asalkan KN sanggup menyediakan dan menyetor uang dengan besaran nominal Rp 10 juta rupiah.

Kronologisnya, bersama suaminya bermarga T, NN sepakat melakukan pertemuan dengan KN di Kantor Disdik Pakpak Bharat di Sindeka, Salak.

Mereka kemudian bertemu dengan Sekretaris Disdik (Sekdis) JB di salah satu ruangan. Topik pembahasan disana seputar proses dan mekanisme seleksi dan ujian P3K yang akan berlangsung.

Sehabis pertemuan dengan Sekdis, JB, NN mengiming-imingi kepada KN bisa membantu kelulusan P3K dan akan membicarakannya kepada JB ( selaku sekdis).

Karena percaya kepada NN dan berharap untuk lulus menjadi P3K, KN bersedia melakukan transfer uang sebesar Rp 10 juta ke rekening NN.

Saat adanya pemberitaan salah satu media terkait adanya pungli oleh oknum salah satu ASN di Disdik ini, JB, membantah hal dimaksud dan dirinya tidak mengetahui soal adanya kutipan uang dimaksud.

“Sampai saat ini, saya tidak pernah menjanjikan dan meminta uang terkait kelulusan P3K yang jumlahnya ratusan dari Disdik ikut yang ikut tes formasi 2024. Itu fitnah dan saya akan mencari kebenaran ini semua, jika saya salah siap untuk di pecat,” ujar JB kepada awak media ini.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Drama 2x Adu Penalti! UNIMEN Taklukkan Tuan Rumah & UMPAR, Sabet Juara Rektor Cup III UNISMUH 2026
Refleksi Pemikiran Bung Karno, PDIP Kota Tasikmalaya Bakal Gandeng Akademisi dan Aktivis Mahasiswa
Warga Geger! Polsek Malangbong Cek Penemuan Mayat Mr. X di Blok Rengrang
Ketika Doa Menjadi Pondasi: Jembatan Garuda Merah Putih Siap Menyatukan Dua Kampung di Tamansari
Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian
Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:29 WIB

Drama 2x Adu Penalti! UNIMEN Taklukkan Tuan Rumah & UMPAR, Sabet Juara Rektor Cup III UNISMUH 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

Refleksi Pemikiran Bung Karno, PDIP Kota Tasikmalaya Bakal Gandeng Akademisi dan Aktivis Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:52 WIB

Warga Geger! Polsek Malangbong Cek Penemuan Mayat Mr. X di Blok Rengrang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:38 WIB

Ketika Doa Menjadi Pondasi: Jembatan Garuda Merah Putih Siap Menyatukan Dua Kampung di Tamansari

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:01 WIB

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian

Berita Terbaru