Musim Hujan Tiba, Warga Pemalang Diminta Waspadai Kemunculan Ular di Permukiman

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Petugas Pemadam kebakaran Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah berhasil menangkap ular jenis koros sepanjang 2 meter di salah satu rumah warga yang berada di Desa/Kecamatan Petarukan, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, ular sanca dengan panjang 3.5 meter juga berhasil di tangkap tim Damkar di daerah wiorowetan, kecamatan Ulujami, serta di komplek stadion sirandu

Kepala Satpol PP Pemalang Ahmad Hidayat, menghimbau kepada warga masyakarat, memasuki musim hujan saat ini kemunculan ular ke lingkungan permukiman penduduk patut di waspadai.

Pasalnya tempat habitatnya diperkirakan terkena limpahan air hujan dan terdampak banjir, sehingga ular keluar mencari suasana yang hangat.

“Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar, disamping menjaga kebersihan untuk kesehatan,juga mencegah banjir serta mencegah masuknya hewan berbisa ke rumah atau pekarangan rumah,” ungkap Hidayat, pada Kamis (30/10/2025).

Dijelaskannya, pada musim penghujan sering kali ular keluar dari habitat alaminya seperti hutan, rawa, sungai dan sawah, untuk mencari tempat yang kering dan hangat.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan yaitu periksa dan jaga kebersihan lingkungan, dalam hal ini pastikan lingkungan sekitar rumah tetap bersih dan rapi. Hindari penumpukan sampah, kayu, atau barang bekas yang dapat menjadi tempat persembunyian ular.

“Periksa dan tutup celah masuk pada pintu, ventilasi, dan jendela agar ular tidak masuk ke dalam rumah,Jika menemukan ular di sekitar rumah atau didalam hunian, dimohon untuk tidak panik dan jangan langsung membunuhnya,” kata Hidayat.

Dirinya meminta segera hubungi Petugas Pemadam Kebakaran terdekat, dengan selalu memperhatikan arah jalannya ular, sambil memperhatikan jenis dan warna ular, bahkan apabila memungkinkan dapat di video atau didokumentasikan.

Masih menurutnya, masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada , terutama bagi masyarakat yang tinggal di dekat kawasan hutan, rawa, atau sungai.

“Karena dengan meningkatnya, kewaspadaan jadi langkah terbaik untuk melindungi keluarga dan lingkungan dari potensi bahaya,” tutupnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi
Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti
Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi
Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD
Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur
Lantik DAD Kecamatan Se-Bartim, Hengky Tegaskan Kesejajaran Adat, Agama dan Hukum Positif
Soal Izin Bangunan dan Sertifikat Kios di Cibunigeulis, Dinas PUTR Dorong Sidak Gabungan
Keren! Bekas TPS Dadaha Disulap Menjadi Pusat Pembibitan Pohon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:29 WIB

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05 WIB

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43 WIB

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur

Berita Terbaru

Berita terbaru

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Jul 2026 - 16:05 WIB

Berita terbaru

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Jul 2026 - 15:43 WIB