Mitos Dibalik Keindahan Pantai Batu Karas, Konon Ada Raja Kebingungan

Kamis, 18 April 2024 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesona Pantai Batu Karas, salah satu destinasi wisata Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat. (Photo Istimewa).

Pesona Pantai Batu Karas, salah satu destinasi wisata Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat. (Photo Istimewa).

Pangandaran, MNP – Siapa yang tidak tahu dengan objek wisata Pantai Batu Karas. Lokasinya terletak sekitar 37 kilometer dari sebelah selatan Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat.

Bagi yang yang suka liburan mengisi waktu weekend, objek Pantai wisata Batu Karas bisa ditempuh dalam waktu setengah jam dari Pantai Pangandaran.

Tentu saja, objek wisata ini menjadi salah satu tempat favorit untuk pecinta keindahan laut, pasalnya lokasi strategis karena jaraknya tidak jauh dari wisata Green Canyon dan Pantai Madasari.

Namun, dibalik pesona keindahan tersebut, menyimpan cerita mistis yang kental berdasarkan cerita rakyat. Konon, awal mula Pantai Batu Karas sangat berkaitan dengan kisah kerajaan yang berbau mitos dan mistis.

Dulu, awal mula ditemukannya pantai ini oleh seorang raja bernama Rd Katomas bersama istrinya Masimah. Pasangan suami istri ini kebingungan usai merantau ke daerah Bojong Loa, Bojong Genteng lalu pergi ke arah pesisir pantai.

Sang Raja Katomas pun mendapat ide untuk menyebut pantai ini Batu Karas, pasalnya saat itu Raja tersebut mengatakan Waraas yang bermakna Wass. Sejak saat itulah, sampai sekarang pantai ini dinamai Batu Karas yang berasal dari batu dan Karas (keras, red).

Meski demikian, cerita mistis tersebut tidak menjadi halangan bagi wisatawan, karena Pantai Batu Karas menyediakan spot ombak pantai yang aman digunakan untuk berenang maupun bersantai.

Tak hanya itu, di Pantai Batu Karas pengunjung bisa melakukan aktivitas lain seperti snorkeling atau berselancar di atas ombak landai.

Kerap dipadati pagi atau sore ini untuk diabadikan dengan ponsel, pantai ini terdapat tebing dengan deretan pepohonan hijau dan pemandangan hamparan laut biru indah yang estetik.

Pengunjung dibikin betah, lantaran Pantai Batu Karas menyediakan fasilitas pendukung dari mulai penginapan, warung makan menu hidangan seafood dan Caffe nongkrong.

Terlebih, kini kendaraan roda dua atau empat bisa dengan leluasa ke Pantai Batu Karas karena kondisi infrastruktur jalan sudah diaspal.

Loading

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Terpilih Aklamasi, M. Asep Ramdan Siap Bawa GP Ansor Bungursari Makin Solid
Aspal Boleh Mengering, Gotong Royong Tak Boleh Pudar: Satgas TMMD dan Warga Parungponteng Bersihkan Jalan
Hadir di Kala Duka, Satgas TMMD 0612/Tasikmalaya Buktikan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat
Wisuda UNIGA ke-XLIV, Bupati Garut Ajak Lulusan Jadi SDM Berakhlak Mandiri dan Kompeten
Impian Terwujud, Warga dan Santri Parungponteng Sambut Pembangunan MCK TMMD Ke-129
Kibar Budaya 2026: Geliat Anyaman Bambu Situbeet Dongkrak Ekonomi Kreatif
Utamakan Kepuasan Konsumen, SPBU 34.44129 Selaawi Garut Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Milangkala ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, Momentum Memperkuat Persatuan dan Mewujudkan Tasik Raharja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:56 WIB

Terpilih Aklamasi, M. Asep Ramdan Siap Bawa GP Ansor Bungursari Makin Solid

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:06 WIB

Aspal Boleh Mengering, Gotong Royong Tak Boleh Pudar: Satgas TMMD dan Warga Parungponteng Bersihkan Jalan

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:20 WIB

Hadir di Kala Duka, Satgas TMMD 0612/Tasikmalaya Buktikan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:11 WIB

Wisuda UNIGA ke-XLIV, Bupati Garut Ajak Lulusan Jadi SDM Berakhlak Mandiri dan Kompeten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:18 WIB

Impian Terwujud, Warga dan Santri Parungponteng Sambut Pembangunan MCK TMMD Ke-129

Berita Terbaru