Miris! Atap Plafon Ditopang Kayu, Ruang Kelas di SDN Lebakgede Tasikmalaya Terancam Ambruk

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kondisi memprihatinkan menimpa SDN Lebakgede yang berlokasi di Kampung Lebakgede, Desa Margajaya, Kecamatan Mangunreja, kabupaten Tasikmalaya.

Sudah dua tahun terakhir, sebuah Ruang Kelas Belajar (RKB), berada dalam kondisi kritis dan nyaris roboh.

Pantauan di lokasi menunjukkan atap plafon ruangan tersebut terpaksa ditopang oleh sejumlah bilah kayu agar tidak langsung runtuh ke lantai.

Kepala SDN Lebakgede, Dadang Suparman, yang baru menjabat selama tiga bulan, mengaku sangat prihatin dan waswas melihat kondisi bangunan di sekolah yang dipimpinnya.

Demi keselamatan, pihak sekolah mengambil langkah tegas untuk mengosongkan RKB tersebut.

“Kondisinya memang sangat mengkhawatirkan. Sudah satu tahun ini kelas tersebut sengaja dikosongkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jangan sampai tiba-tiba ambruk dan menelan korban,” ujar Dadang, Kamis (18/06).

Akibat pengosongan ini, para murid kelas IV terpaksa diungsikan. Mereka harus rela berbagi tempat dan menggunakan ruang kelas lain untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Langkah darurat ini diambil pihak sekolah karena dihantui rasa takut akan keselamatan para siswa jika tetap bertahan di ruang kelas yang asli.

Menurut keterangan pihak sekolah, tim dari dinas terkait sebenarnya sudah pernah datang ke lokasi untuk melakukan survei dan meninjau langsung kerusakan bangunan.

Namun sangat disayangkan, hingga saat ini belum ada tindakan nyata maupun realisasi bantuan untuk membangun kembali RKB yang rusak tersebut.

Pihak sekolah, orang tua murid, dan warga setempat kini menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Mereka berharap ada respons cepat dan penanganan segera dari instansi terkait agar ruang kelas dapat diperbaiki, sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan tenang, nyaman, dan tanpa dibayangi rasa takut.

Loading

Penulis : Sari

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polsek Dusun Tengah Olah TKP Jenazah Diduga Gantung Diri di Komplek Pasar Subuh Ampah
14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri
Bongkar Gudang Miras, Polsek Cibatu Sita 308 Botol Berbagai Jenis
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Siswa-Siswi tentang Literasi Keuangan di UPT SD Negeri 11 Binamu
Bongkar-Pasang Jabatan ala Pemkab Tasikmalaya: Kenapa ‘Karpet Merah’ Diisi Pejabat Impor?
Bartim Peringati HUT ke-24, Sekda Kalteng Jadi Inspektur Upacara
72 Pekan Menjaga Kebersihan, Jumat Bersih Jadi Gerakan Nyata Wujudkan Jeneponto Bahagia
Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Polsek Dusun Tengah Olah TKP Jenazah Diduga Gantung Diri di Komplek Pasar Subuh Ampah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:14 WIB

14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Bongkar Gudang Miras, Polsek Cibatu Sita 308 Botol Berbagai Jenis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Siswa-Siswi tentang Literasi Keuangan di UPT SD Negeri 11 Binamu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Bongkar-Pasang Jabatan ala Pemkab Tasikmalaya: Kenapa ‘Karpet Merah’ Diisi Pejabat Impor?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bongkar Gudang Miras, Polsek Cibatu Sita 308 Botol Berbagai Jenis

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:59 WIB