Milad Madrasah Agrikultur, Wabup Ciamis: Petani Tulang Punggung Bangkitnya Perekonomian

Jumat, 7 Oktober 2022 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis, MNP  – Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra menghadiri acara Milad Madrasah Agrikultur Banyulana yang ke- 1 di kompleks Pesantren Banyulana Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kamis (06/10/2022).

Acara tersebut diisi dengan kegiatan Istigosah dan tadzabur tani oleh Kepala Dinas Pertanian, KH. Nonop Hanapi serta Pimpinan Madrasah Agrikultur Banyulana sebagai narasumbernya.

Dalam sambutannya, Wabup Ciamis menyampaikan dengan adanya madrasah agrikultur ini diharapkan dapat menjadi sebab bangkitnya perekonomian umat.

“Jika umat ini ingin bangkit, tidak cukup pintar ilmu agama saja tapi ilmu keduniaan lainya seperti pertanian atau perekonomian juga harus paham,” ucapnya.

Wabup menyampaikan, bahwa pertanian diharapkan menjadi tulang punggung bangkitnya perekonomian umat islam.

“Mudah-mudahan kedepan apa yang digagas oleh Pesantren Agrikultur ini bisa menjadi embrio atau cikal bakal bangkitnya perekonomian umat Islam,” jelas Wabup.

Menurutnya, bertani adalah sebagai wujud bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan sumber daya alam yang luar biasa kepada umat manusia.

Selanjutnya Wabup menjelaskan, Pemerintah Daerah melalui dinas terkait selalu hadir dan mendukung para petani di Kabupaten Ciamis.

“Melalui Dinas Pertanian kedepan dapat dilaksanakan pembinaan- pembinaan bagi para petani untuk mendapat hasil tani yang berkualitas,” terangnya.

“Namun selain secara teknis, yang sifatnya non teknis juga harus diyakini, salah satunya dengan beribadah dan berdo’a kepada Yang Maha Kuasa untuk mendapat hasil yang terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan Madrasah Agrikultur Banyulana Darif Haidarirfan Hidayat mengatakan, pertanian sudah sejak dulu diajarkan kepada para santri di pesantren tersebut, namun saat ini lebih modern dengan menggunakan kurikulum.

“Tidak semua santri nantinya akan menjadi Kiyai, kami berharap setidaknya setelah dari pesantren ini para santri mempunyai bekal ilmu untuk hidup nanti di masyarakat,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menjadi titik awal perubahan ke arah yang lebih baik, dan membentuk energi yang positif untuk sama-sama membangun Kabupaten Ciamis,” tutup Darif. (Wk)

PROKOPIM CIAMIS

Loading

Berita Terkait

Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna
Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan
Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU
Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna

Rabu, 15 April 2026 - 12:50 WIB

Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan

Rabu, 15 April 2026 - 07:58 WIB

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Berita Terbaru