Menteri IMIPAS Agus Andianto Borong Kain Batik Buatan Warga Binaan Lapas Cipinang 

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Wajah antusias terpancar dari wajah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto saat mengunjungi stan Batik Lintas 5 Lapas Kelas I Cipinang.

Tak sekadar mengagumi, Agus langsung memborong dua potong kain batik tulis dan cap bermotif unik karya Warga Binaan usai membuka Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) 2025 di Aloha Pasir Putih, PIK II, Jakarta.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyebut momen ini sebagai bentuk nyata kepercayaan dan apresiasi terhadap karya pembinaan.

“Karya ini adalah hasil latihan, ketekunan, dan semangat untuk berubah. Kami ingin membuktikan bahwa di balik tembok, ada kreativitas dan harapan yang terus tumbuh,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Menteri Imipas Agus Andrianto memuji kualitas Batik Lintas 5 yang memiliki corak khas dan proses pembuatan yang dikerjakan sepenuhnya oleh tangan-tangan terampil Warga Binaan.

“Batik Lintas 5 ini punya karakter dan kualitas yang tidak kalah dengan produk di luar. Saya bangga melihat kreativitas ini tumbuh di lingkungan pemasyarakatan,” ungkapnya.

Stan Lapas Cipinang pada kesempatan itu juga menampilkan miniatur kapal pinisi, kerajinan tangan kreatif, serta aneka kuliner dari 5PM Café.

Kehadiran rombongan ibu-ibu SERUNI Kabinet Merah Putih turut memeriahkan suasana, bahkan beberapa di antaranya langsung membeli batik untuk koleksi pribadi.

Mengusung tema “Merdeka Kreativitas, Walau Tempat Terbatas”, IPPAFest 2025 menjadi ajang apresiasi dan promosi karya seni, kerajinan, serta produk kreatif dari seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Indonesia.

Dengan semangat PRIMA – Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel – Lapas Cipinang terus menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan sekadar menjalani hukuman, tetapi juga membangun keterampilan, harapan, dan masa depan yang lebih baik.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi
Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya
Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan
Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut
Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana
PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa
BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL
Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:55 WIB

Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi

Selasa, 21 April 2026 - 14:10 WIB

Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya

Selasa, 21 April 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Senin, 20 April 2026 - 21:33 WIB

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana

Berita Terbaru

Berita terbaru

Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:28 WIB