Menteri IMIPAS Kembali Kunjungi Indonesian Prison Product And Arts Festival 2025

Minggu, 10 Agustus 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Kreativitas Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang kembali menjadi sorotan di ajang Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) 2025.

Di tengah kemeriahan perlombaan dan Family Gathering Semarak HUT RI ke-80 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), stan Lapas Cipinang tak pernah sepi dikunjungi.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, mengaku bangga karena karya-karya binaan Cipinang selalu mendapat perhatian, bahkan di antara ratusan produk kreatif dari Lapas dan Rutan se-Indonesia.

“Kami bersyukur hasil pembinaan ini menjadi tujuan kunjungan, termasuk oleh Bapak Menteri IMIPAS. Ini motivasi besar bagi Warga Binaan untuk terus berkarya,” ujar Wachid,Minggu (10/8/2025).

Setelah sehari sebelumnya memborong batik di Stan Batik Lintas Lima, Menteri IMIPAS Agus Andrianto kembali menyambangi stan kerajinan tangan Lapas Cipinang.

Usai menyaksikan berbagai perlombaan Family Gathering, Agus mengagumi miniatur Kapal Pinisi yang dibuat dengan presisi dan detail tinggi oleh Warga Binaan.

Wachid menegaskan bahwa Lapas Cipinang akan terus Bergerak PRIMA– Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel – serta memberikan pelayanan luar biasa.

Ia juga menegaskan komitmen penuh terhadap ZERO HALINAR (tidak ada handphone, pungutan liar dan narkoba).

Terkait berita yang beredar di salah satu media online, Wachid meluruskan bahwa setelah pengecekan menyeluruh, baik melalui Sistem Database Pemasyarakatan maupun pemeriksaan lapangan, nama yang disebutkan tidak ada di Lapas Kelas l Cipinang.

“Kami ingin menegaskan bahwa Lapas Cipinang transparan dan tegas dalam menjalankan tugas. Integritas adalah hal utama bagi kami,” tegasnya.

Dengan aneka karya kreatif, dari batik, kerajinan tangan, hingga sajian kuliner yang diracik langsung oleh Warga Binaan, Lapas Cipinang kembali menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya tentang menjalani hukuman, tetapi juga membangun keterampilan dan masa depan yang lebih baik.

Wachid menutup dengan pesan optimistis. “Setiap karya adalah langkah menuju perubahan. Tugas kami adalah memastikan Warga Binaan memiliki kesempatan, dukungan, dan kepercayaan diri untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri PLN Clean Energy Day Run 6K, Demi Bumi yang Lebih Baik
Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Pembukaan BSMSS TA 2026 di Desa Jahiang 
Hari Lingkungan Hidup, Aliansi Peduli Organisasi Bakal Hijaukan 1.500 Masjid di Kota Tasikmalaya
Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’
Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai
Gen Z Enrekang Diajak Melek Digital: Bapenda-BI Kenalkan QRIS di SMAN 2, Transaksi Cukup “Scan”
Menuju Survei Agustus 2026, Pemkab Jeneponto Matangkan Langkah Penanganan Stunting Berbasis Data
Pemdes Campang Tiga Salurkan Bantuan Pangan, 685 KPM Terima Beras dan Minyak Goreng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:11 WIB

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri PLN Clean Energy Day Run 6K, Demi Bumi yang Lebih Baik

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:07 WIB

Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Pembukaan BSMSS TA 2026 di Desa Jahiang 

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:50 WIB

Hari Lingkungan Hidup, Aliansi Peduli Organisasi Bakal Hijaukan 1.500 Masjid di Kota Tasikmalaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:57 WIB

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:57 WIB