Membahas Honorer dan Tenaga Pendidikan, Warkop Undang Walikota, Disdik dan BKPSDM

Jumat, 29 Juli 2022 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Sikapi keadaan guru honorer dan tenaga pendidikan,  Warung Diskusi Komunikasi Persoalan (Warkop) Tasikmalaya menggelar ngopi siraturahmi bareng Walikota di Vila Bumi Ambu, Jumat (29/7/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Sinas Pendidikan kota Tasikmalaya, Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan sekitar 200 orang dari tenaga kependidikan serta honorer kota Tasikmalaya.

Drs H. Muhammad Yusuf  Walikota Tasikmalaya menyampaikan, kegiatan ini sengaja digelar untuk bersilaturahmi dengan para honorer dan menjabarkan terkait nasibnya.

Walikota mengatakan, mereka yang belum terangkat dalam program P3K ini untuk segera diusulkan ke pemerintah pusat, kemudian akan berhitung anggarannya yang akan dibebankan ke daerah.

“Semoga semua bisa terselesaikan di tahun ini, di akhir jabatan saya sebagai Walikota, urusan ini semua selesai,” harap Walikota kepada MNP.

“Isu honorer dan tenaga kependidikan berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat dan mereka menginginkan percepatan dengan pengangkatan P3K termasuk operator dan linier,” papar Walikota.

Di tempat sama Ir Hj Ely Suminar MP Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya menjelaskan, terkait 366 honorer yang belum lolos akan diusahakan bisa lolos tahun ini.

“Diangkatan tiga ini, tersisa sebanyak 366 orang dan lulus 127 orang sisanya akan kami usahakan bisa lolos tahun ini,” terangnya.

Ely menyebut, tahun 2023 tenaga keguruan masih ada, begitu juga dengan tendik ada di SMP, namun untuk SD belum ada BKPSM.

“Baru mengajukan tanaga guru, dan di Tasikmalaya  kekuarangan PNS sisanya Tenaga guru,” ucapnya.

Perwakilan Warkop Tasikmalaya Asyamsah Timutiah alias Kang Aconk mengatakan, diskusi ini bukan semata mata untuk menghadapi 2023 tentang Permen Honorer, tapi warkop sudah mendampingi guru honorer dari tahun 2020.

Aconk berharap, apa yang dilaksanakan oleh Warkop ini bisa menjadi percontohan dalam mencari solusi diluar aksi yang lain, supaya tetap kondusif.

“Bukan berarti tidak boleh demo dan berharap kepada siapapun dari pergerakan apapun siapapun bisa merapat kepada Warkop,” pungkasnya.(Lex)

Loading

Berita Terkait

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding
HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas
17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?
Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia
Irvan Fauzi Ass, Apt, “Unang Preman Pensiun” Maju di Pilkades Sayang 2026
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
Jaga Marwah Lembaga, Ketum DAD Bartim Minta Penyelesaian Sengketa Lahan Sesuai Koridor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:43 WIB

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding

Rabu, 2 September 2026 - 19:09 WIB

HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 15:16 WIB

17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?

Rabu, 2 September 2026 - 14:20 WIB

Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Rabu, 2 September 2026 - 13:24 WIB

Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia

Berita Terbaru