Jakarta, MNP – Sedikitnya 32 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) Kota Tasikmalaya berangkat ke Jakarta, Selasa (23/01/2024).
Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan bersama Ketua Yayasan Moh. An’am Nazily, S.E. melepas langsung pemberangkatan mahasiswa.
Kaum intelektual ini mendapat undangan khusus dari tvOne guna menyaksikan langsung acara Catatan Demokrasi dengan tema Debat Cawapres Dicap Recehan, Etika Debat Dipertanyakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang disiarkan langsung tersebut mengundang dua Narasumber dari masing-masing ketiga pendukung Capres dan Cawapres diantaranya Grace Natalie, Masinton Pasaribu, M. Iqbal, Tsamara Amany, Pangeran Siahaan, Angga Putra Fidrian dan KH Cholil Nafis.
Menyikapi itu, Yoga salah satu mahasiswa STHG menyoroti view Narasumber terkait Etika. Dia menyebut, sebagai mahasiswa intelektual hukum, harus sadar tentang pentingnya menjunjung Etika dalam berdemokrasi.
“Karena Etika inilah yang menjadi standar utama dari suatu keilmuan dan berperan penting mencegah penyalahgunaan kebebasan dalam berdemokrasi,” ungkap Yoga, Rabu (24/0/2024).
Dirinya mengharapkan semua kaum intelektual atau mahasiswa di seluruh Indonesia bisa mengedukasi masyarakat yang tidak paham tentang politik.

Hal itu terang Yoga, agar masyarakat tidak terbawa oleh Opini/Statement yang bersebaran di media digital/sosial yang tidak berlandaskan pada data dan fakta yang sebenarnya (secara rasional).
“Karena sejatinya fungsi dari mahasiwa adalah sebagai agen perubahan untuk bangsa Indonesia ini,” tegas Yoga.
Sementara itu, salah satu Dosen STHG Nurjani, S.H, M.H mengatakan, puluhan mahasiswa yang ikut merupakan perwakilan dari tiap semester.
“Kami menyambut baik undangan dari tvOne, karena akan menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga, tentunya bagi mahasiswa STHG,” ucap Nurjani didampingi Robi Assadul B, S.H., M.H.
Nurjani berharap, dengan diundangkannya ke acara Catatan Demokrasi bisa memasarkan nama lembaga pendidikan STHG agar dikenal oleh kancah Nasional.
“Semoga mahasiswa bisa lebih berkembang lagi dari segi pemikiran maupun kualitasnya pasca melihat langsung pro kontra dari Narasumber dalam menyikapi sisi isu di Negara Indonesia,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Insani Putri
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan