PD KAMMI Kota Tasikmalaya Ingin Pemilih Pemula jadi Duta Demokrasi

Sabtu, 11 November 2023 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) menggelar Sekolah Demokrasi yang berlangsung di Gedung Creative Center (GCC) Komplek Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/11/2023).

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi peran para pemilih muda yang tidak terlepas dari euforia Pemilu yang akan dilaksanakan tahun 2024 mendatang untuk edukasi memahami makna demokrasi dengan tema “Cerdas, Demokrasi, Pemuda Tasikmalaya untuk Masa Depan Indonesia”.

Wisnu Kurniawan Ketua PD KAMMI Tasikmalaya mengatakan, sebentar lagi rakyat Indonesia memasuki pesta demokrasi yang diketahui bersama pemilih pemula itu lebih besar daripada pemilih yang pernah memilih.

“Dari situ KAMMI berharap dengan adanya sekolah demokrasi ini pemilih pemilih pemula itu lebih faham apa itu tujuan dari demokrasi negara ini,” ucap Wisnu.

Menurutnya, dalam pesta demokrasi tidak hanya berbicara memilih dan dipilih saja, tapi bagaimana masa depan Indonesia di tangan pemimpin yang baru, tentunya pemimpin yang baru juga adalah hasil dari pemilihan, pilihan pemuda dan pilihan masyarakat.

Lantaran itu, dalam sekolah demokrasi ini untuk menyiapkan insan insan muda di kota Tasikmalaya khususnya untuk lebih obyektif, lebih faham dengan apa dari demokrasi

“Mudah mudahan (pemilih muda, red) bisa menjadi agen agen ke masyarakat untuk menjelaskan pentingnya demokrasi di negeri ini, untuk mendorong kesejahteraan DNA menyambut Indonesia emas,” harapnya.

Diketahui, untuk peserta sekolah demokrasi sendiri semua dari kaum Milenial, dari jenjang masih sekolah sampai tingkat mahasiswa.

“Sasarannya dari pesantren, forum OSIS Kota Tasikmalaya, Forum OSIS Kab. Tasikmalaya, dan tentunya mahasiswa dan pemuda yang mulai memilih,” lanjut Wisnu.

Dia menyebut, acara yang berlangsung dua hari tanggal 11 sampai 12 November 2023 ini agar para kaum Milenial menjadi duta demokrasi pasca keluar dari sekolah demokrasi, sehingga bisa meminimalisir perpecahan di masyarakat dengan adanya pesta demokrasi.

“Kalau kita tidak bisa mencegah, minimal kita bisa meminimalisir dan salah satu kuncinya pada kaum pemula biar jadi duta duta di masyarakat,” tandas Wisnu.

Nampak hadir dalam sekolah demokrasi tersebut Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Staf Ahli bidang pemerintahan, Kesbangpol, Disporabudpar, pihak Polresta, Kodim, Ketua Umum wilayah KAMMI Jabar dan tamu undangan lainnya.

Loading

Penulis : Suslia

Berita Terkait

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal
SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa
Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!
Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026
Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat
Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:28 WIB

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal

Rabu, 15 April 2026 - 22:09 WIB

SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa

Rabu, 15 April 2026 - 21:43 WIB

Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026

Rabu, 15 April 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat

Berita Terbaru