Tasikmalaya, MNP – UPTD Puskesmas Panglayungan Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya menggelar Loka Karya Mini Tribulanan bersama lintas sektor, Rabu (21/02/2024).
Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan yang lebih maksimal dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Drg. Elida Darma M.M selaku Kepala Puskesmas Panglayungan mengatakan, sedikitnya 116 kasus stunting masih dalam catatan dari satu Kelurahan Panglayungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kasus stunting murni dalam arti bukan komplikasi, kelurahan Panglayungan masih predikat pertama dalam stunting untuk kecamatan Cipedes,” tutur Drg. Elida Darma.
Dalam kegiatan tersebut salah satu kader menyampaikan adanya kasus 30 warga yang berada di wilayah Rt. 03/10 Kel. Panglayungan Kec. Cipedes dalam beberapa waktu lalu.
Warga mengalami sakit panas yang di indikasi penyakit Tipes (Demam Tifoid) sampai semua harus masuk ke rumah sakit.
Menyikapi itu, Drg. Elida Darma M.M sendiri mengaku pihaknya sudah mau turun full time lengkap bahkan dengan Dinas kesehatan.
“30 orang yang mengalami panas itu memang kami sudah mau turun full time lengkap, bahkan dengan Dinas Kesehatan, karena terkait apakah di situ akan ditetapkan wabah DBD atau tidak,” jelasnya.
Namun, drg Elida Darma bersyukur dari hasil lab dan diagnosa itu ternyata tiga yang positif DBD dari 30 orang yang mengalami panas.
“Terkait apakah demam yang terkonsentrasi di RT 3 RW 10 itu belum diadakan penyelidikan lebih jauh, tapi intinya memang tadi kebanyakan memang tifoid,” jelas drg Elida Darma.
“Bisa jadi di situ permasalahan dengan kesehatan lingkungan atau juga makanan jajanan yang kurang bersih atau hal lainnya,” imbuhnya.
Lantaran itu, Puskesmas Panglayungan terus membangun kesadaran kepada masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk.
“Yang pasti juga pembersihan lingkungan secara berkala oleh masyarakat bersama-sama, karena memang lingkungan di sekitar situ agak memperihatinkan,” ungkapnya.
Di tempat sama Cecep Ridwan,S.STP,ME,. Camat Cipedes menambahkan, dalam loka karya disampaikan beberapa kasus kesehatan yang lumayan banyak.
“Walaupun belum disebutkan kejadian luar biasa (KLB) yaitu adanya beberapa pasien yang terpapar campak dan ini mungkin menjadi indikasi bahwa mungkin balita di kita di wilayah Puskesmas Panglayungan belum semuanya mendapatkan imunisasi dasar lengkap,” kata Camat.
Menurutnya, kejadian ini menjadi pekerjaan rumah bersama, agar kader didalam pelaksanaan posyandu bisa memastikan bahwa seluruh balita telah mendapatkan vaksinasi dasar lengkap.
“Sehingga penyakit-penyakit yang sebetulnya bisa diantisipasi dengan pelaksanaan imunisasi tersebut diminimalisir,” pungkasnya.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cipedes, Ketua MUI Kec. Cipedes, pihak Kelurahan Panglayungan, serta Babin kamtibmas.beserta para perwakilan Kader Posyandu RW yang berada di wilayah pemerintahan Kel. Panglayungan.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Suslia









Tinggalkan Balasan