Laporkan Kerusakan Alam, Lembaga di Tasikmalaya Sambangi Kementerian LH dan Kehutanan RI

Rabu, 7 Juni 2023 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Kerusakan alam di Tasikmalaya menjadi perhatian serius sejumlah elemen. Maraknya penambangan pasir menyisakan bekas yang dinilai merugikan lingkungan setempat diantaranya tambang pasir Gunung Galunggung dan Galian C Bukit Bungursari.

Tidak hanya itu, abrasi tanah dan retaknya tembok sisi penahan tahan dinding Situ Gede Kota Tasikmalaya juga jadi perhatian khusus, karena jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan jadi bencana besar yaitu air bah yang mampu menenggelamkan daerah sekitar.

Melihat fenomena tersebut, LSM Peradaban Demokrasi Indonesia bersama Forum Bungursari Bersatu (FBB) dan Forum Panglayungan Bersatu (FORPLAY2) terus menyuarakan aspirasi menyelamatkan alam di Tasikmalaya.

Beberapa kali aksi demo dan audiensi sempat dilakukan dengan Pemerintah dan dewan. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian yang mengikat terhadap persoalan tersebut.

Sebagai bentuk keseriusan, elemen para pemerhati lingkungan ini menyuarakan aspirasi masyarakat sampai ke Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Pusat, Rabu (07/06).

Iwan Restiawan selaku Ketua PADI mengatakan, dengan terjadinya perusakan alam yang semena mena ini dianggap menjadi bom waktu bagi warga Kota Tasikmalaya juga Kabupaten Tasikmalaya.

Iwan menegaskan, akibat perusakan alam Gunung Galunggung yang dulunya hijau oleh pohon hutan kini mulai gersang.

Tidak hanya itu, wilayah Kecamatan Bungursari dengan hilangnya gunung gunung juga mengalami perubahan cuaca yang tadinya sejuk kini menjadi panas serta banyak debu debu dari pasir yang di akibatkan penambang penambang liar.

“Kejadian ini dibiarkan oleh pemerintahan Provinsi Jawa Barat yang lebih disayang kan lagi, para aparat penegak hukum (APH) seolah olah diam tak berdaya dan tutup mata,” tegas Iwan.

Begitu halnya dengan kondisi Situ Gede yang kini mengalami abrasi, terkesan luput dari perhatian dari PSDA Jawa Barat, padahal beberapa tahun kebelakang telah dibangun tanggul sempadan danau.

“Tapi saat sekarang banyak tanggul yang mengalami retak dan itu sangat mengkhawatirkan, jika sampai tanggul itu jebol akan banyak daerah sekitar kena dampak air bah,” jelasnya.

Lantaran itu, elemen yang terdiri dari PADI, FBB, dan ForPlay2 mengharapkan kepada kepala Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rai untuk turun ke lapangan dan memberikan solusi untuk kelestarian Alam di Kota/Kabupaten Tasikmalaya.

“Kenapa kami ke Jakarta, karena sudah hilangnya kepercayaan kepada pihak pemerintahan Provinsi Jawa Barat khususnya Dinas Lingkungan Hidup Jabar, BBWS, PSDA Jabar. Sampai saat ini seolah olah apatis terhadap kerusakan,” cetusnya.

Iwan meminta, tidak hanya dari Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan DPRRI RI turun tangan untuk memeriksa para cukong penambang ilegal yang tidak berfikir akan bahanya bencana alam ketika semua gunung habis di babat,bdikeruk dan diperkosa kesuburannya. (Lex)

Loading

Berita Terkait

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai
Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali
TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut
Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM
Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang
Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer
Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Jeneponto Apresiasi Peran TNI dalam Program TMMD ke-128

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:22 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:54 WIB

Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai

Rabu, 22 April 2026 - 18:18 WIB

Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 April 2026 - 15:23 WIB

Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM

Berita Terbaru

Berita terbaru

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB