Tasikmalaya, MNP – Kompetisi sepakbola tingkat SD/SMP memperebutkan piala Karang Taruna RW kelurahan/Kecamatan Bungursari kota Tasikmalaya memasuki Partai Final, Sabtu (12/08/2023).
Dalam puncak laga ini mempertemukan Tim HMR2 vs Tim Kabizaku yang berlangsung di lapangan Sawah Garing (Sagar) Kp Rancabungur RT 05/02.
Permainan berlangsung seru, saling menyerang dan mempertahankan gawang supaya tidak kemasukan gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertandingan ini akhirnya dimenangkan oleh Tim HMR2 RW 01 mengalahkan Tim KABIZAKU dengan sekor akhir 5 – 0 Juara.
Ketua pelaksana Ucu Syamsudin menyebut, selama 14 hari berjalannya Turnamen sepakbola tingkat SD/SMP ini Alhamdulillah sudah berakhir dengan juara tim dari RW 01.
“Saya sangat apresiasi terhadap perjuangan anak anak dalam perebutan juara. Alhamdulillah masyarakat juga terhibur semoga kedepannya bisa dilanjutkan acara seperti ini,” ungkap Ucu.
Ditempat sama, Toto Usmanto SE selaku pembina kegiatan menilai turnamen seperti ini bisa dilanjutkan ditahun berikutnya.
“Saya kagum dengan animo masyarakat sangat yang begitu antusias melihat pertandingan sepakbola partai final ini,” kata Toto.
Lanjutnya, tidak hanya warga sini yang menyaksikan, tapi banyak tetangga dari desa luar kabupaten yang hadir termasuk yang melintasi jalan, ikut nonton pertandingan.
“Pokoknya saya bangga, turnamen ini sangat luar biasa, selain meriah juga berlangsung sukses dan aman,” ujarnya.
Adapun kata Toto, tujuan dari kegiatan ini untuk mencari bakat, karakter dan kemampuan anak di dunia sepakbola.
Tentunya terang dia, mereka harus bisa berkompetisi di level tingkat kota dan sampai Tim provinsi itu yang akan menjadi harapan dari orangtua anak anak,” harap Toto.
“Setelah turnamen selesai, panitia akan mengadakan lagi yang lebih spektakuler digabungkan dari beberapa RW di kelurahan Bungursari,” harap Toto.
Sementara itu, ketua RW 01 Komarudin Sarip yang mengantarkan Tim HMR2 juara sangat bersyukur Timnya menjadi juara di turnamen sepakbola kali ini.
“Saya sangat bangga dengan anak asuh yang bisa menjuarai turnamen walaupun levelnya tingkat RW,” tuturnya.
Komarudi berharap di kecamatan Bungursari agar membuka sekolah sepakbola (SSB).
“Agar kelurahan atau kecamatan Bungursari lebih bisa menciptakan pemain yang berbakat sehingga bisa membawa harum nama daerahnya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan