Kronologi Bocah Siswa SD Meninggal di Kolam Renang, Polisi Gelar Penyelidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP Seorang anak perempuan meninggal dunia akibat tenggelam saat mengikuti kursus renang di sebuah kolam renang, yang berlokasi di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Minggu (3/5/2026).

Kapolsek Randudongkal AKP Sudaryo mengatakan, piket SPKT Polsek Randudongkal segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.45 WIB.

“Anak korban berusia 7 tahun, warga Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang,” kata Kapolsek Randudongkal, Senin (4/5).

Sesampainya di TKP, Kapolsek Randudongkal mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi.

“Kejadian bermula saat korban mengikuti kursus renang untuk pertama kalinya di salah satu klub renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB,” kata Kapolsek Randudongkal, Selasa (5/5).

Kapolsek Randudongkal mengatakan, keberadaan anak korban baru diketahui tenggelam, pada saat kaki seorang pelatih menyenggol tubuh anak korban di dasar kolam.

“Saat seorang pelatih sedang melatih peserta lain, kakinya menyenggol tubuh di dasar kolam, dan setelah diperiksa ternyata tubuh anak korban yang tenggelam,” kata Kapolsek Randudongkal.

Mendapati anak korban yang tenggelam, Kapolsek Randudongkal mengatakan, pelatih langsung mengangkat anak korban dan melakukan pertolongan pertama.

“Namun karena tidak ada respon, anak korban segera dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya,” kata Kapolsek Randudongkal.

Kapolsek Randudongkal mengatakan, hasil pemeriksaan dokter menyebutkan korban tiba di rumah sakit dalam kondisi tidak sadar dan tidak bernapas, serta tidak ditemukan tanda penganiayaan.

“Dugaan sementara, korban meninggal karena tenggelam dan paru-paru kemasukan air,” kata Kapolsek.

Kapolsek Randudongkal mengatakan, Polsek Randudongkal telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di area kolam renang.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut,” kata Kapolsek Randudongkal.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan
Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas
Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan
Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi
Ketua RW 01 Margaluyu Soroti Lambannya Penanganan Kebocoran Pipa SPAM Cibatu
Jelang PPDB, Aliansi Masyarakat Bungursari Desak Kejelasan Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya
“Polisi Sahabat Santri”, Edukasi Santri Madrasah Diniyah Al Huda Tasikmalaya Cegah Kejahatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:23 WIB

Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:14 WIB

Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:38 WIB

Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:28 WIB

Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi

Berita Terbaru