ENREKANG, MNP – Menghadapi ancaman puncak musim kemarau, Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga mengeluarkan instruksi resmi sebagai langkah antisipasi.
Instruksi ini fokus pada pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta penghematan penggunaan air bersih menyusul meningkatnya risiko kekeringan di wilayah Kabupaten Enrekang.
Dalam edaran terkait kewaspadaan bencana kekeringan, kelangkaan air bersih dan kebakaran hutan dan lahan, Bupati meminta seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat bawah bergerak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Para Camat, Lurah, Kepala Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat diminta turut memberikan himbauan masif kepada seluruh masyarakat agar waspada terhadap potensi bencana.
“Kita menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan baik lahan perkebunan, padang gembalaan dan hutan,” kata Yusuf Ritangnga.
Pernyataan ini menjadi penekanan utama mengingat kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar masih menjadi pemicu utama kebakaran di musim kemarau.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan di rumah. Jaringan listrik di hunian diminta untuk rutin diperiksa.
“Jangan sampai bermasalah dan menyebabkan Korsleting atau arus pendek,” tegasnya. Langkah kecil ini dinilai penting untuk mencegah kebakaran rumah yang rawan terjadi saat cuaca kering dan beban listrik meningkat.
Dalam edaran tersebut, Yusuf Ritangnga juga secara khusus menghimbau agar masyarakat tidak membuang puntung rokok atau benda sejenis secara sembarangan.
Terutama di tempat-tempat yang kering, lapuk, dan banyak ilalang. Satu puntung api kecil bisa memicu kebakaran besar jika kondisi lingkungan sedang sangat kering.
Untuk memastikan respon cepat jika terjadi keadaan darurat, Pemkab Enrekang juga membuka jalur komunikasi ke BPBD Kabupaten Enrekang.
Masyarakat dapat menghubungi: 08124220462 atas nama Kepala BPBD, 081525873714 atas nama Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan serta 081268050602 atas nama Kabid Kedaruratan dan Logistik.
Bupati berharap seluruh elemen masyarakat menjadikan edaran ini sebagai pengingat bersama. Karena mencegah kebakaran dan menghemat air jauh lebih baik daripada memadamkan dampaknya.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan