Tasikmalaya, MNP – Pemerintah Kota Tasikmalaya sering sekali mendapatkan penghargaan dari beberapa kementerian Republik Indonesia.
Mulai dari penghargaan pengolahan zakat terbaik, penghargaan kota peduli HAM, Penghargaan kepatuhan pelayanan publik, penghargaan Keterbukaan informasi publik dan masih banyak yang lainya.
Namun, banyaknya penghargaan yang didapat harusnya berbanding lurus dengan kinerja di lapangan, faktanya tidak bagi PMII meski berbagai macam penghargaan yang didapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti yang dikritisi Heru Mukhtar Wakil Ketua 2 PC PMII Kota Tasikmalaya, dia menyebut setiap penghargaan tersebut tidak mencerminkan torehan hasil yang bisa dinikmati warga kota Tasikmalaya.
“Penghargaan ini terkesan bersifat manipulatif, karena tidak jelas indikator yang keberhasilannya,” kata Heru melalui press releasenya, Kamis (07/03/2024).
Terbaru, Pemerintah Kota Tasikmalaya mendapat perhargaan Adipura yang terasa cukup aneh. Padahal pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang serius di kota Tasikmalaya.
Ditambah lagi pengelolaan lahan terbuka hijau semakin tidak terkendali dan kian menyusut dari tahun ke tahun. Maka dari itu, Pemerintah kota Tasikmalaya rasa-rasanya seperti tidak layak meraih penghargaan Adipura.

PMII mencurigai terjadinya manipulasi terkait pemberian penghargaan adipura tersebut berangkat dari berbagai faktor. Misalnya saja, adanya kedekatan antara Pj. Walikota Tasikmalaya, Dr. Cheka Virgowansyah dengan berbagai pihak di lingkaran pemerintahan daerah maupun pusat.
“Maka wajar saja jika muncul kecurigaan bahwa Dr. Cheka Virgowansyah memanfaatkan posisi dan relasi politiknya untuk kepentingan pribadi,” cetusnya.
Heru mengatakan, idealnya, pemberian penghargaan terhadap pemerintah sebagai apresiasi haruslah berdasar, objektif, serta tidak kontradiktif dengan realita.
“Jangan sampai pemberian penghargaan apapun hanyalah sebatas ceremony semata, apalagi sengaja diadakan untuk menutupi kesalahan-kesalahan yang mestinya diperbaiki,” kata Heru.
PMII ingin sebagai masyarakat, tentu tidak mau dan menolak adanya penggiringan opini yang menyesatkan oleh segala bentuk perhargaan yang di oleh pemerintah kota tasikmalaya.
Pasalnya terang Heru, jangan sampai masyarakat tergiring dengan embel-embel penghargaan dan menganggap bahwa Pj. Walikota Tasikmalaya Dr. Cheka Virgowansyah bisa menyelesaikan segala problematik yang ada.
“Padahal yang dibutuhkan oleh masyarakat bukanlah bentuk penghargaan apapun itu bentuknya, tapi bentuk kebijakan dan kinerja nyata dari pemimpin,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan
Sumber Berita : Press Release









Tinggalkan Balasan