Kota Tasikmalaya Masuk Empat Besar Implementasi Germas Tingkat Jabar 

Selasa, 29 Oktober 2024 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Tim Verifikasi Lapangan Evaluasi Implementasi Germas Dinas Kesehatan Jabar mengunjungi UPTD Puskesmas Bantar Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, Selasa (29/10/2024).

Sebagai informasi, Kota Tasikmalaya menjadi salah satu daerah yang masuk 4 besar. Untuk yang kota ada 3 dari 4 itu kota Bandung, Tasikmalaya dan Cirebon, selanjutnya satu satunya kabupaten yang masuk yaitu Subang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wini perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar mengatakan, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) harus dilaksanakan secara terencana kontinyu dengan semua peran serta dari berbagai lapisan.

“Terutama gerakan dari masyarakat sendiri, kalau masyarakat sudah merasa butuh dengan kesehatan atau lingkungan yang bersih, itu yang akan menanamkan kesadaran ke semua individu,” ucap Wini.

Pihaknya berharap, Gemas ini nantinya menjadi budaya bagi masyarakat bukan hanya menjadi kebijakan program, supaya masyarakat hemat untuk berobat dan akan hidup lebih produktif serta bugar.

“Karena lingkungan akan lebih bersih dan manfaatnya banyak dengan melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” jelas Wini.

Ditempat sama, Tedy Setiadi S.K.M.,M.Si. Kepala Puskesmas Bantar menerangkan, untuk agenda hari ini kebetulan pihaknya mendapat lokus kegiatan GERMAS tingkat Provinsi di Kota Tasikmalaya Jawa Barat.

“Ada 4 Kabupaten Kota Kabupaten diantaranya Cirebon, Subang, Kota Bandung dan Kota Tasikmalaya lokusnya di Puskesmas Bantar,” jelas Tedy.

Dalam Germas ini ada lima kluster yaitu peningkatan kualitas lingkungan, aktivitas fisik, deteksi dini, pangan, edukasi Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS).

“Alhamdulillah, dari tiap kluster sudah di laksanakan, mudah mudahan Kota Tasikmalaya juara dalam kegiatan penilaian Germas,” harapnya.

Namun, Tedy menyebut, yang paling utama adalah warga masyarakat hidup bersih dan sehat, terutama masalah prilaku.

Adapun langkah Puskesmas dalam mengingatkan kepada masyarakat salah satunya ada penyuluhan edukasi kepada masyarakat dalam gedung di puskesmas.

“Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi di pengajian saat kegiatan yang mengundang khalayak ramai terkait masalah kesehatan,” beber Tedy.

Sementara, Delsi salah seorang Tim Verifikasi Evaluasi Lapangan Implementasi Kebijakan Germas Provinsi Jabar mengatakan, kegiatan ini adalah verifikasi dari lapangan untuk melihat evaluasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang dilakukan oleh Kota Tasikmalaya.

Lanjut Delsi, untuk tahun ini kita mencoba memberikan apresiasi pada kabupaten kota yang secara komitmen optimal dalam mendukung pelaksanaan Germas di wilayahnya masing masing.

“Untuk Kota Tasikmalaya termasuk kabupaten kota yang kami lakukan verifikasi lapangan berdasarkan hasil seleksi administrasi berupa laporan yang memang ditanda tangani oleh kepala daerah kota Tasikmalaya,” jelas Delsi.

“Mudah mudahan gerakan yang sudah di lakukan oleh pemerintah Kota Tasikmalaya bisa berlanjut serta derajat kesehatan masyarakat bisa tercapai dengan maksimal,” tandasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Fakta Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta Desa Pangkan Terbongkar, Publik Menanti Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih.
20 Tahun Hadir untuk Indonesia, Primaya Hospital Rayakan Perjalanan Bersama Lewat “One Primaya”
Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Soroti Dugaan Bangunan di Atas Saluran Air Perumahan Parahyangan
PT Indopenta Sejahtera Abadi dan ATR/BPN Bartim Bungkam, Soal Dugaan Penguasaan 171 Lahan di Luar HGU 
Sat Polairud Bersama Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet
Beri Arahan Jajaran, Karutan Jakarta Pusat: Bekerja Wajib Sesuai SOP dan Humanis
Semua Pulang Bawa Hadiah, Serunya Perayaan HUT RI di Perum Baitul Marhamah 2 Cisalak
Olah TKP Ulang: Kuasa Hukum Sebut Terlapor Tidak Konsisten, Korban Desak Kepastian Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Fakta Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta Desa Pangkan Terbongkar, Publik Menanti Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:45 WIB

20 Tahun Hadir untuk Indonesia, Primaya Hospital Rayakan Perjalanan Bersama Lewat “One Primaya”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Soroti Dugaan Bangunan di Atas Saluran Air Perumahan Parahyangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:45 WIB

PT Indopenta Sejahtera Abadi dan ATR/BPN Bartim Bungkam, Soal Dugaan Penguasaan 171 Lahan di Luar HGU 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Sat Polairud Bersama Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet

Berita Terbaru