Sat Polairud Bersama Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap korban kecelakaan laut (Laka Laut) yang terjadi di wilayah perairan Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Rabu (26/8/2026).

Pada hari kedua pencarian, tim berhasil menemukan satu orang korban di sekitar Muara Kancil, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Korban ditemukan pada Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, di Muara Kancil, kurang lebih 1 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian awal.

Sebelumnya, pada pukul 08.00 WIB, Tim Sat Polairud Polres Garut, Polsek Cikelet dan SAR Gabungan melaksanakan operasi SAR hari kedua dengan melakukan penyisiran melalui jalur darat sejauh kurang lebih 4 kilometer ke arah barat dengan mengikuti arah angin.

Kasat Polairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin mengatakan dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan Kapal Patroli, satu unit mobil Jeep, dua unit kendaraan ATV dan kapal nelayan.

Setelah melakukan penyisiran selama beberapa jam, sekitar pukul 11.00 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan satu orang korban yang terdampar di sekitar Muara Kancil dalam kondisi meninggal dunia (MD)

Korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Pameungpeuk untuk dilakukan proses identifikasi oleh tim medis. Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Murdani Siahaan, 18 tahun, warga Aceh Tenggara, Kota Cane, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dengan ditemukannya satu korban tersebut, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap dua orang korban lainnya yang hingga saat ini masih belum ditemukan.

Operasi SAR akan terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel serta melibatkan unsur-unsur terkait guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru