PJs Bupati Pakpak Bharat Membuka Pelatihan Tenaga Konstruksi Pelaksana Lapangan

Selasa, 29 Oktober 2024 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pakpak Bharat, MNP – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi bagi para pelaksana lapangan pekerjaan jalan madya dan pelaksana pekerjaan saluran irigasi madya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bale Sada Arih ini dibuka langsung oleh Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, Selasa (29/10/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Naslindo Sirait mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas PUTR Perhubungan ini, dalam rangka membina konstruksi di Kabupaten Pakpak Bharat khususnya dari sisi pelaksana dan Sumber Daya Manusianya.

Menurutnya, kenapa ini penting, pertama kalau dilihat struktur ekonomi di Pakpak Bharat yang paling dominan itu ialah pertanian, menempati posisi paling besar yaitu 57 persen.

“Yang kedua yang terbesar dari penopang ekonomi Pakpak Bharat itu adalah perdagangan termasuklah pedagang eceran itu kurang lebih 12 persen,” kata Naslindo Sirait.

Selanjutnya terang dia, adalah pekerjaan bidang konstruksi sekitar 10, 55 persen dari struktur perekonomian Pakpak Bharat, lalu ada sektor lainnya.

“Itu artinya kalau kita terus membina dan membangun terutama jasa konstruksi ini maka ekonomi kita akan tumbuh dengan baik, jadi perannya sangat besar untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Pakpak Bharat,” jelas Naslindo Sirait.

Dari sisi pertumbuhan, ekonomi Pakpak Bharat tahun lalu, 2023 tumbuh 5,10 persen. Yang menarik, dari sektor konstruksi tumbuh lebih jauh dari pertumbuhan ekonomi yakni 10, 89 persen.

“Itu berarti pertumbuhan konstruksi ini begitu tinggi melampaui pertumbuhan ekonomi. Apa yang bisa kita ambil dari data ini,? ujarnya.

Naslindo Sirait menyebut, hal ini sangat berpeluang besar baik bagi penciptaan lapangan kerja, baik juga untuk menciptakan pendapatan masyarakat.

“Dan tentu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara umum. Terutama pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah. inilah kesempatan yang baik bagi kita, jelas dia kemudian,” bebernya.

Namun, terang Naslindo, problemnya adalah, SDM perlu dilatih untuk terampil. Pada saat dirinya berdiskusi dengan masyarakat, berdiskusi dengan DPRD, mereka bilang bagaimana caranya APBD kita itu yang totalnya 633 Milyar, bagaimana caranya supaya dana APBD ini berputar di Pakpak Bharat, salah satunya ya memang pelakunya harus orang Pakpak Bharat.

“Artinya para pelaku usaha itu, kontraktornya, para pekerjanya, semua harus dari Pakpak Bharat,” sebutnya.

Dijelaskan Naslindo, kalau misalnya dimungkinkan dari sisi aturan mengharuskan bahwa seluruh pekerjanya harus punya SKK, harus punya sertifikat keahlian, dan kita tidak siapkan.

“Tentu kita tidak boleh salahkan kontraktornya kalau pekerjanya dibawa dari luar. Itulah menurut saya makanya Dinas PUTR dan Perhubungan menyelenggarakan kegiatan ini, supaya kita bisa mendorong anak-anak kita, para pekerja yang ada di Pakpak Bharat ini untuk bisa memiliki sertifikat ini,” Imbuhnya.

Dengan demikian, Naslindo Sirait berharap nantinya para pelaku usaha ini dominan dikerjakan oleh masyarakat kita yang ada di Pakpak Bharat ini, baik sebagai kontraktornya, maupun sebagai pekerjanya.

“Itulah gunanya bina konstruksi, yang saya sampaikan beberapa waktu yang lalu, untuk mempersiapkan mereka,” jelas Naslindo Sirait lebih jauh.

Pihaknya juga berharap keterampilan konstruksi ini harus betul-betul ditingkatkan. Konstruksi ini dilihat berkembangnya luar biasa, tidak statis, teknologi juga berkembang sangat baik, juga alat-alat bangunan, material bangunan.

“Kalau kita perhatikan sangat berkembang dengan baik, teknik untuk mengerjakan juga berkembang sangat cepat. Jadi kalau kita tidak mengupgrade diri untuk perkembangan itu, mungkin kita juga bisa tertinggal,” tutupnya.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB