Korban Diskriminasi? Eks Staff Beberkan Masalah di Tubuh Bakesbangpol Kota Tasik

Selasa, 12 September 2023 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pindah tugas inisial DH salah satu staf ASN bagian Analis Wawasan Kebangsaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) ke Dinas Satpol-PP Kota Tasikmalaya menimbulkan polemik.

Pasalnya yang bersangkutan merasa didiskriminasi dan mendapat perlakuan tidak adil dari Kepala Bakesbangpol, apalagi DH menyebut semua ini efek dari carut marutnya tupoksi pegawai dan kebijakan pemimpin yang berujung sering terjadi benturan antar pegawai.

Lantaran itu, akhirnya tercipta kerajaan-kerajaan kecil yang memecah konsentrasi pegawai dan berujung tidak adanya kebersamaan dan kesejahteraan.

Kepada wartawan DH mengatakan,
perpindahan tugas luar instansi dalam pemerintahan itu biasa dan dirinya sangat menerima, karena sebagai ASN untuk tugas dari negara sudah jadi sumpah pegawai.

“Cuma kepindahan saya hari ini terkesan diskriminatif, karena faktor unsur ketidaksukaan dari atasan, kita juga bisa membongkar siapa sebenarnya Kaban dan siapa yang dipakai Kaban untuk mempertahankan kekuasaan kepala Kesbang, dan ini harus diketahui oleh PJ Wali Kota dan Sekda,” ungkap DH, Selasa (12/09/2023).

DH pun merasa harus membongkar semua yang selama ini tidak diketahui publik, salah satunya ada tupoksi pekerjaan orang lain yang tidak dikerjakan, justru dikerjakan oleh rezim Kepala Kesbangpol.

“Semua juga tahu penyakit Kesbang hari ini seperti apa, atau kita sama sama bongkar semuanya. Saya harus menghadap ke PJ Wali Kota, Sekda dan Kepala BKD, harus mengatakan yang sesungguhnya, seperti apa kondisi personil Kesbang saat ini, dan kinerja orang orang Kesbang terutama Kepala Bakesbangpol Kota Tasikmalaya,” tegasnya.

DN mengaku menerima surat perintah tersebut tanggal 10 September 2023 tengah malam sekitar pukul 23.30 Wib yang ditandatangani oleh Sekda Kota Tasikmalaya pada tanggal 1 September 2023.

“Saya berfikir yang pindah itu Kepala Kesbangpol, tetapi ternyata yang dipindahkan itu saya. Yang jadi pertanyaan saya, kok atasan saya tidak tahu, sekretaris badan juga tidak tahu, bahkan pihak kepegawaian badan Kesbangpol pun gak tau, ini ada apa?,” aku DH heran.

Dirinya berharap, walaupun hanya sebagai staf atau rekan rekan lain yang juga sama staf jangan didiskriminasi, hargai sebagai manusia. Masa eselon 2, 3 di gembor gemborkan dihargai prosedural dan sebagainya, tapi nasib staff jadi korban karena ketidaksukaan seorang kepala, tiba tiba datang itu SP.

“Yang saya pertanyakan, dimana itu etika kepegawaian ini. Bahkan dalam fikiran dan benak saya itu kasihan kepada pak Sekda, beliau tidak tahu kondisi di bawah itu seperti apa, khususnya Kesbangpol. Saya hormat dan simpati kepada pak Sekda, sayang lah kalau pak Sekda jadi korban atas permasalahan ini,” pungkasnya.

Sampai berita terbit, wartawan media ini belum berhasil meminta klarifikasi Kepala Bakesbangpol Kota Tasikmalaya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya
Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3
Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?
Kawal Proses PK-2 di Mahkamah Agung, Usut Dugaan ‘Kongkalikong’ Mafia Tanah Tol Cisumdawu
Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci
Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba
Pakpak Bharat Menuju Swasembada Energi: Progres PLTA Kombih III Terus Dikawal Ketat
Opini: Dana PBBKB—Uang Rakyat yang Tersesat di Lorong Birokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:51 WIB

Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya

Minggu, 26 April 2026 - 10:49 WIB

Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3

Minggu, 26 April 2026 - 10:28 WIB

Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?

Sabtu, 25 April 2026 - 19:46 WIB

Kawal Proses PK-2 di Mahkamah Agung, Usut Dugaan ‘Kongkalikong’ Mafia Tanah Tol Cisumdawu

Sabtu, 25 April 2026 - 18:53 WIB

Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci

Berita Terbaru