Konservasi Alam ke Gunung Kokosan, Ada Situs Masa Lalu Eyang Sepuh Braja Malela

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs. H. Ivan Dikcsan  ikut Gowes bersama bersama Camat Bungusari Lurah Cibunigeulis dan intansi pemerintan lainya.

Kegiatan Gowes ini merupakan rangkaian kunjungan wisata kawasan Konservasi alam dan makom patilasan arah kiblat Eyang Sepuh Braja Malela di Cibunigeulis, Jumat (30/09/2022).

Sekda Drs .H. Ivan Dikcsan menyebutkan, sambil bersepeda rombongan melihat bukit yang sudah dibebaskan pemerintah kota Tasikmalaya, walaupun belum selesai.

Dikatakan Ivan, Gunung Kokosan menjadi pusat konservasi dan tentunya pemerintah kota Tasikmalaya secara bertahap nantinya kawasan ini akan dibebaskan, apalagi menurut informasi disini ada peninggalan masa lalu.

“Kami akan melibatkan dinas terkait dan selalu berkoordinasi dengan pihak propinsi maupun pusat, ternyata kalau memang betul disini ada warisan kenangan leluhur, tentunya akan dilestarikan, yang pasti kawasan ini merupakan aset Dinas Lingkungan Hidup,” kata dia.

Lanjut Ivan, pihaknya akan melihat, kalau memang dibutuhkan, Dispora dan dinas kepurbakalaan propinsi atau pusat keterkaitan dengan ini, untuk melihat dan meneliti lebih jauh situs masa lalu.

“Ternyata bukan disini saja, kami menemukan di Purbaratu dan Indihiang juga ada dan ini merupakan rangkaian leluhur, tentunya banyak nilai nilai kearifan lokalnya yang memang untuk dijadikan inspirasi generasi penerus,” ungkap Ivan.

Masih kata Sekda, kenapa berakhir di obwis Gunung Kokosan, karena ini merupakan bentuk upaya mengenalkan wisata lokal di kota Tasikmalaya, dimana kawasan bukit itu yang dibeli dari warga sekitar secara bertahap untuk mempertahankan sumber mata air, supaya tak habis oleh penambang lokal.

“Kondisi alam di bukit Gunung Kokosan sangat sejuk. Pepohonannya pun rindang. Kita bisa jadikan bukit ini sebagai obyek wisata memberdayakan warga sekitar selain dari mempertahankan sumber mata air dan menjaga supaya tak ditambang,” tandasnya

Diketahui, kegiatan Gowes ini di awali start di balekota dan finish di obyek wisata Gunung Kokosan kecamatan Bungursari. (Sn).

Loading

Berita Terkait

Gunakan Angka Sakral 1447, IKA NEPATAS Tebar Ribuan Paket Takjil di Taman Kota Tasikmalaya
Siapa Dalang Raibnya Mesin Mobil Dinas Sosial? BPKAD Bentuk Tim TPKD Usut Kerugian Daerah
Catat Jadwalnya! Ini Skema One Way, Contraflow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Tutup Kuliah Subuh di Masjid Al Barokah, Puluhan Santri Margaluyu Garut Terima Sertifikat Paskil
Statistik Penyeberangan Merak-Bakauheni H-8: Volume Kendaraan Turun 13 Persen
Sungai Takuam Diduga Tercemar, Warga Keluhkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Hulu
FKPPI Tasikmalaya bersama Sera Sani Foundation Bagikan 250 Paket Ta’jil di Alun-alun Manonjaya
Jaga Kesederhanaan, Koramil 1202/Indihiang Gelar Buka Bersama dan Tali Asih di Markas Sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:12 WIB

Gunakan Angka Sakral 1447, IKA NEPATAS Tebar Ribuan Paket Takjil di Taman Kota Tasikmalaya

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:05 WIB

Siapa Dalang Raibnya Mesin Mobil Dinas Sosial? BPKAD Bentuk Tim TPKD Usut Kerugian Daerah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:54 WIB

Catat Jadwalnya! Ini Skema One Way, Contraflow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:47 WIB

Tutup Kuliah Subuh di Masjid Al Barokah, Puluhan Santri Margaluyu Garut Terima Sertifikat Paskil

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:38 WIB

Statistik Penyeberangan Merak-Bakauheni H-8: Volume Kendaraan Turun 13 Persen

Berita Terbaru