Jakarta, MNP – Video yang menayangkan statement Menteri PMD Yandri Susanto di medsos saat ini menjadi viral, seperti membangunkan macan dari tidurnya.
Bagaimana tidak, dalam video tersebut Menteri PMD menyebutkan, “Yang Paling Banyak Menggangu Kepala Desa Itu LSM dan Wartawan Bodrek
Dika Maha Putra sapaan bang Dika selaku Ketua Umum DPP Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) menyebut, sangat jelas mendengar dan menonton video viral tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sangat tersinggung dengan kalimat, “Wartawan Bodrek, tersebut, seharusnya bapak Menteri PMD yang terhormat tersebut dalam video dapat mengucapkannya menjadi Oknum Wartawan, “tegas bang Dika, Minggu (02/02/2025).
Menurutnya, kalau saat ini yang mutlak dalam video menyebutkan, Wartawan Bodrek“, itu sama saja menyinggung para Insan Pers.
“Maka saya dengan tegas meminta klarifikasi serta bukti sebagaimana yang beliau ungkapkan di video tersebut,” cetus Bang Dika.
“Ingat Bapak Menteri PMD yang kami hormati, bapak Menteri seharusnya dapat menjadi panutan masyarakat, bukan menjadi pemecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.
Selain itu, yang menjadi catatan AWIBB untuk Menteri PMD adalah, para wartawan atau Pers itu salah satu tugasnya menjadi cerminan para Aparatur Negara atau Pejabat Negara dan Penegak Hukum yang akan disampaikan ke masyarakat.
“Kami jelas ada Identitas/KTA Pers yang dimana kita di lindungi oleh Undang-Undang RI No 40 tahun 1999 Tentang PERS,” tutup Bang Dika.
![]()
Penulis : Erik Surya Sumantri
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan