Ketua TP PKK Juniatry Tumanggor Jadi Pembicara dalam Parenting Day SMPN 1 Salak

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Ketua Tim Penggerak PKK PAkpak Bharat, Ny. Juniatry Fran Bernhard Tumanggor menjadi Pembicara dalam “Parenting Day’ yang diselenggarakan SMP N 1 Salak di Gedung Serba Guna, Salak, Kamis  (09/10/2025).

Dalam forum yang diikuti para orang tua siswa SMPN 1 Salak ini, Nia sapaan akrabnya berbicara banyak tentang bagaimana memahami perasaan sebagai seorang ibu, bapak dan anak dalam hubungan keluarga.

Manusia mengalami beragam perasaan dari emosi sepanjang hidupnya. Namun apakah kita sudah mengendalikan perasaan-perasaan tersebut? Bagaimana kita menerima emosi baik, buruk, dan jelek.

“Semuanya berperan dalam kita menjalani hidup yang bahagia, bijaksana, dan bermakna terutama dalam keluarga,” katanya.

Nia menyampaikan bahwa ternyata anak-anak menyerap dan meniru perilaku orang tua sebagai proses belajar alami untuk memahami dan berinteraksi dengan dunia sosial mereka. Menurut penelitian, porsi terbesar sumber kebahagiaan anak adalah orang tuanya.

“Anak yang bahagia cenderung akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih positif, lebih mudah berteman dan diajak bekerjasama, termotivasi untuk belajar, serta memiliki empati yang besar, jelas Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor.

Parenting Day ini diselenggarakan SMPN 1 Salak dengan mengundang seluruh orang tua peserta didik di sekolah ini dengan mengambil tema “Pentingnya pola asuh anak yang tepat sebagai pondasi pembentukan karakter, prestasi dan relasi sosial anak”.

Kepala SMP N 1 Salak, Tumpak Banurea, S.Th menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan guru dan orang tua yang hebat, serat mampu memahami kebutuhan anak sesuai karakter mereka masing-masing.

Pihak sekolah menemukan, ternyata perilaku anak-anak berbeda-beda setiap tahun. Maka untuk tujuan itu, sekolah membentuk kelas binaan yang langsung ditangani oleh guru-guru bimbingan konseling yang dipunya.

“Anak-anak yang memiliki karakter perilaku yang agak berbeda dari yang lain, katakanlah agak bandel, kurang disiplin dan sebagainya, mereka dibimbing dan dibina dikelas binaan. hasilnya kami lihat perilaku-perilaku buruk anak semakin hilang,” jelas Tumpak Banurea.

Selain Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, dalam kegiatan ini juga menghadirkan Sri Ngayomi Yudha Wastuti, S.Psi, M.Psi, seorang psikolog dari Universitas Muhamadyah Sumatera Utara sebagai pembicara.

Dia berbicara banyak bagaimana mengatasi perilaku penyimpangan perilaku anak termasuk kecanduan game online dan media sosial, terpapar konten negatif, gaya hidup yang tidak sesuai dengan usianya sendiri.

Tak hanya itu, juga terkait hubungan percintaan dan nikah usia dini, anak merokok dan menggunakan vape, kemampuan akademik anak rendah, labil dalam mengendalikan emosi, serta kurangnya sopan santun anak.

Dengan parenting yang tepat, sinergitas yang baik antara sekolah dan orang tua dalam membimbing anak menuju masa depan yang lebih baik serta meningkatkan potensi akademik anak-anak.

“Namun demikian peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mewujudkan ini semua,” jelas Sri Ngayomi.

Selain seminar parenting ini, bersamaan di lokasi yang sama juga diselenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Salak, layanan administrasi kependudukan berupa Karut Keluarga, KTP, Kartu Identitas Anak dan berbagai layanan kependudukan lainya oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil KAbupaten Pakpak Bharat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’
Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai
Gen Z Enrekang Diajak Melek Digital: Bapenda-BI Kenalkan QRIS di SMAN 2, Transaksi Cukup “Scan”
Menuju Survei Agustus 2026, Pemkab Jeneponto Matangkan Langkah Penanganan Stunting Berbasis Data
Pemdes Campang Tiga Salurkan Bantuan Pangan, 685 KPM Terima Beras dan Minyak Goreng
Rakor Tapal Batas, Pemkab Pakpak Bharat Pastikan Hak Usaha Masyarakat di Kawasan Hutan Aman
Dugaan Proyek Fiktif di Desa Pangkan, Modus Pinjam Perusahaan, Relasi Kekuasaan hingga Tumpang Tindih Proyek
Diduga Tumpang Tindih, Proyek Klaim CV BK Mengarah pada Tanggung Jawab Perbaikan CV CN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:57 WIB

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:12 WIB

Gen Z Enrekang Diajak Melek Digital: Bapenda-BI Kenalkan QRIS di SMAN 2, Transaksi Cukup “Scan”

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:00 WIB

Menuju Survei Agustus 2026, Pemkab Jeneponto Matangkan Langkah Penanganan Stunting Berbasis Data

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:55 WIB

Pemdes Campang Tiga Salurkan Bantuan Pangan, 685 KPM Terima Beras dan Minyak Goreng

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:57 WIB