BOGOR, MNP – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), untuk tingkat Kecamatan Dramaga, 2026 ini, resmi digelar selama malam tadi (08/09/2026).
Acara tersebut bertemakan “Menebar Cahaya Harmoni Al-Qur’an Menuju Dramaga yang Berkeadaban”, yang berlangsung di aula dan halaman serba guna Kantor Kecamatan Dramaga.
Kegiatan MTQ ke-48 ini berlangsung meriah dan penuh suasana khidmat, dimulai dengan Pawai Ta’aruf diikuti 116 kafilah yang jumlahnya cukup menurun dibanding agenda tahun lalu sekitar 136 kafilah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dilanjutkan dengan penampilan, para peserta dari seluruh desa yang dinilaikan langsung oleh dewan hakim MTQ.
Camat Dramaga, Atep S. Sumaryo, S.H., M.M., saat ditemui awak media ini menyampaikan pesan apresiatifnya, dan rincian pelaksanaan kegiatannya tersebut.
“Alhamdulillaah, di hari ini Kita melaksanakan MTQ ke-48, tingkat Kecamatan Dramaga, tahun 2026 ini. Terima kasih untuk Forko pimcam, Ketua MUI serta Dewan Hakim MTQ, para Panitia serta para Kepala Desa, para Pengurus dan Santri Pondok Pesantren, yang telah meramaikan acara Kita kali ini,” tutur Atep.
Dia juga menyampaikan bahwa, penyelenggaraan buat tahun ini mengalami peningkatan didalam tata letak pelaksanaannya itu, dari sebelumnya tersebar di beberapa lokasi acara, sedangkan MTQ tahun ini seluruh perlombaan telah disentralisasi kan di areal Kantor Kecamatan Dramaga.
Tahun ini, ada 5 kategori perlombaan, yang untuk pertama kalinya semua dipusatkan di sini. Baik di panggung utamanya, lalu di Lobby, di Aula, maupun yang ruangan Camat.
“Itu dari yang tadinya digelar tersebar, di Kecamatan, di Majlis Nur Yassin, juga di MI Al-Bainah. Semoga pengaturan ini membuat kegiatan lebih tertib dan mudah dipantau,” tandas Atep.
Untuk hadiah, bagi para pemenang tetap menarik, selain Uang Pembinaan, Piala, dan Piagam, untuk Juara Satu mendapatkan hadiah seekor Kambing, sama seperti pada tahun tahun sebelumnya.
Hal itu tetap dipertahankan, menurut Camat, itu agar prestasi Peserta semakin meningkat, semangatnya menggapai Target Juara level Kabupaten, menjadi semakin realistis.
Atep juga menyampaikan kabar menggembirakan, terkait kemajuan prestasi peserta Tilawatil Qur’an di wilayahnya.
“Alhamdulillaah, kegiatan Khatimul Qur’an di tahun lalu, kita kan meraih juara pertama. Peringkat Kita kini melompat pesat dari urutan ke-35 tahun 2024, naik jadi Peringkat ke-11 di tahun 2025. Harapan Saya, tahun ini semakin banyak Qori, Qori’ah, dan peserta yang berprestasi, hingga mampu meraih juara pertama di tingkat Kabupaten nanti,” jelas Atep penuh harap.
Untuk menjamin keadilan dalam membina potensi asli warga setempatnya, panitia menetapkan satu aturan tegas, yang terkait keikutsertaan peserta.
Panitia tidak menerima peserta dari luar wilayah Kecamatan Dramaga ini, begitu pun jika ada Qori Qori’ah, atau peserta asli Dramaga yang ketahuan diikut sertakan/dijadikan peserta dari wilayah lain akan protes hingga usulkan diskualifikasi.
Atep menegaskan, kegiatannya ini murni, untuk menjaring, membina dan menggembleng bibit-bibit Islami berkualitas, untuk bisa mengharumkan dan membanggakan wilayah Kecamatan Dramaga ini, di kancah prestasi positif seperti ini.
“Menang atau kalah itu hal biasa, yang terpenting memberi satu kesempatan seluas-luas nya kepada Qori-Qori’ah, dan peserta yang benar – benar berdomisili di sini, di wilayah Dramaga ini,” tandasnya.
Masih menurut Atep, di komposisi Dewan Hakim pun, semua disusun dari unsur yang berkompeten berasal dari MUI, Pondok Pesantren, KUA dan dasi unsur Forkopimcam Kita ini.
Hal tersebut menurut Atep, bertujuan agar bisa meningkatkan kuantitas generasi muda Dramaga, yang berkualitas Qur’ani. Yang menjunjung tinggi Aqidahnya, juga memiliki Akhlakul Kariimah dalam menjalani kehidupannya.
“Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW. Al-Qur’an nya tidak hanya dibaca, tapi benar-benar menjadi nur cahaya, yang menuntun kehidupan Kita menuju masyarakat yang Islami dan Qur’ani, untuk seluruh wilayah Dramaga yang berAdab, Harmonis, dan ber-Akhlaqul Karimah,” pungkas Atep.
Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar seremonial serta ajang perlombaan, melainkan sarana untuk mempererat silaturahim dan persaudaraan antar sesama Muslim.
Setidaknya di wilayah Dramaga Kabupaten Bogor ini, dan sekaligus selalu mampu menanamkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an, ke dalam kehidupan masyarakat di Kecamatan Dramaga ini, dalam kesehariannya.
![]()
Penulis : Asep Didi
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan