Tasikmalaya, MNP.com – Kota Tasikmalaya kini menjelma sebagai daerah pusat kuliner di Priangan Timur.
Bukan tanpa sebab, daerah berjuluk Kota Santri ini dinilai potensial untuk dijadikan titik bisnis kuliner.
Itu terbukti, dengan hadirnya sejumlah gerai makanan dari warga pribumi atau luar kota bersaing untuk menjual aneka produk makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Siapa sangka, dua sosok perempuan muda kota Tasikmalaya Anita Dewi Lestari dan Putri Pamungkas, tidak mau kalah dengan persaingan dibidang kuliner.
Salah satunya di CBD Night Kuliner Bazzar Dadaha, yang beralamat di lapangan Dadaha dekat wisata Ayunan dengan tiket masuk gratis buka dari jam 10.00 s/d 22.00 Wib.
CBD Night menyediakan tempat jajanan kuliner seperti CFD dari sore sampe malam seperti warung “Cekeran Mamita” menyediakan makanan dari ceker ayam dengan berbagai varian rasa dan bumbu pedas.
Dengan harga yang bersahabat dikantong, kamu yang dari luar kota Tasikmalaya mungkin akan tertegun dengan aneka kuliner Cekeran Mamita yang serba murah.
Anita pemilik gerai Cekeran Mamita mengatakan, di CBD Night Kuliner Bazzar Dadaha, ia bersama adiknya Putri menawarkan aneka Cekeran dengan resep Nusantara.
“Kedai kami berdiri di lokasi strategis dengan pemandangN hutan kota, selain menikmati menu cekeran, pengunjung/keluarga pun akan dimanjakan dengan ayunan dan perosotan buat anaknya tercinta,” jelasnya, Sabtu malam (25/12).
Anita menyebut, Cekeran Mamita memiliki citarasa unik khas yang enak, “jangan heran ini menjadi idola para pelancong lokal yang ingin menikmati kuliner dan berwisata ditengah kota santri,” kata Anita didampingi adiknya Putri.
Buat kamu yang hobi menikmati nuansa rindang dan teduh, Cekeran Mamita bisa jadi pilihan warung yang biasa dipadati pengunjung dari berbagai daerah ini menawarkan nuansa keindahan dan kesejukan.
“Ayo kunjungi CBD Night Kuliner Bazzar Dadaha, jangan lupa mampir dan menikmati racikan aneka Ceker dari Cekeran Mamita,” tandasnya. (Haris)
![]()









Tinggalkan Balasan