Kabut Asap Semakin Pekat, Siswa di SDN I Tampa Dipulangkan Lebih Awal

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin terasa merambah ke sektor pendidikan, tidak hanya terbatas pada gangguan kesehatan, transportasi, dan ekonomi.

Kondisi kabut asap yang semakin pekat disertai bau menyengat akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, telah memaksa para pendidik mengambil langkah darurat demi keselamatan peserta didik.

Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, para guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, mengambil keputusan untuk memulangkan para siswa lebih awal dari jadwal yang ditentukan.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang semakin memburuk serta potensi risiko kesehatan yang mengancam anak-anak akibat paparan asap yang terus meningkat.

Keputusan yang diambil oleh pihak sekolah ini merupakan langkah mandiri dan responsif demi melindungi kesehatan dan keselamatan para siswa serta tenaga pendidik di lingkungan sekolah.

Namun, hingga saat ini, belum ada kebijakan resmi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur terkait peliburan atau penyesuaian kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan yang terdampak asap Karhutla.

Kondisi ini sejalan dengan kebijakan yang mulai diterapkan di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak serupa.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) baru saja menerbitkan Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan, yang memungkinkan sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berdasarkan tingkat pencemaran udara dan risiko kesehatan di wilayah masing-masing.

Berbagai pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), telah mengingatkan bahwa karhutla tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak-anak, tetapi juga mengganggu hak mereka untuk memperoleh pendidikan yang layak.

KPAI menekankan bahwa pemerintah daerah harus semakin siap dalam melindungi anak-anak sebelum kondisi lingkungan memburuk, bukan hanya merespons ketika asap sudah pekat .

Saat ini, para pendidik dan orang tua siswa di Barito Timur berharap adanya kebijakan yang lebih komprehensif dan cepat dari pemerintah daerah dalam merespons dampak Karhutla terhadap dunia pendidikan, sehingga hak belajar anak-anak tetap terjamin tanpa mengorbankan kesehatan mereka di tengah krisis lingkungan yang berulang ini.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Jangan Cuma Tangkap Kurir! HMI Badko Sulsel Desak Polri Bongkar Jaringan Sobis
Maraton Penggeledahan KPK: Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor 
Pimpin Penanganan Karhutla di Perbatasan Desa, Camat Paku Puji Kesigapan Warga
Malam Puncak Kwarran Bungursari: Nyala Api Unggun Kobarkan Semangat Ratusan Anggota Pramuka
Gawat! Jalan Poros Kukku-Ranga Hampir Putus, Beton Menggantung & Dekker Runtuh Ancam Nyawa Warga
Diky Chandra Apresiasi Pendekatan Humanis dan Kreativitas Warga Bungursari
Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla
Tim Penyidik KPK Geledah Kantor BAPPENDA dan BKPSDM Kab Bogor, Amankan Sejumlah Dokumen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Kabut Asap Semakin Pekat, Siswa di SDN I Tampa Dipulangkan Lebih Awal

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Jangan Cuma Tangkap Kurir! HMI Badko Sulsel Desak Polri Bongkar Jaringan Sobis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Maraton Penggeledahan KPK: Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pimpin Penanganan Karhutla di Perbatasan Desa, Camat Paku Puji Kesigapan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Malam Puncak Kwarran Bungursari: Nyala Api Unggun Kobarkan Semangat Ratusan Anggota Pramuka

Berita Terbaru