Tasikmalaya, MNP – Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada, menanggapi isu dugaan sikap arogan Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya yang kini viral di media sosial.
Ia menegaskan bahwa seluruh pelayan publik, termasuk pejabat pemerintah, harus menjunjung tinggi prinsip humanis dan santun dalam melayani masyarakat.
“Prinsipnya, semua pelayan masyarakat itu harus bersifat humanis, santun dalam melayani. Apapun aspirasi yang disampaikan masyarakat, tentu harus disikapi secara sopan dan ramah karena kita adalah pelayan publik,” kata Dodo pada Rabu (17/09/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa tidak boleh ada tindakan atau ucapan yang dapat menyinggung perasaan masyarakat.
Meskipun begitu, Dodo menyatakan akan mencari informasi lebih lanjut mengenai kronologi dan narasi lengkap dari kejadian tersebut.
Sebagai ketua komisi yang membidangi pemerintahan, Dodo Rosada menegaskan bahwa jika informasi tersebut terbukti benar dan memenuhi unsur pelanggaran, pihaknya tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas.
Ia akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya, termasuk Inspektorat, BKPSDM, Sekretaris Daerah, dan Wali Kota.
“Kalau memang ada unsur-unsur yang dapat memecah belah dan menimbulkan suasana tidak kondusif, tentu kami akan melakukan langkah-langkah berikutnya, berkoordinasi dengan pihak pemerintah kota,” jelasnya.
Dodo juga menyatakan bahwa jika ditemukan pelanggaran kode etik, hukum harus ditegakkan.
“Kita akan selesaikan secara norma hukum. Ada disiplin kepegawaian. Apabila tindakan dan ucapan itu memenuhi unsur, mau tidak mau hukum harus ditegakkan,” tegasnya. Menurut Dodo, aturan ini berlaku untuk siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran etika, tanpa terkecuali.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan