Tasikmalaya, MNP – Di tengah berbagai permasalahan sosial, Dinas Sosial Kota Tasikmalaya menjadi sorotan pasca dipimpin oleh kepala dinas baru.
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PDIP, Kepler Sianturi, menyoroti pelayanan publik, terutama terkait persoalan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan sosial (bansos).
Kepler Sianturi menjelaskan bahwa ada banyak laporan dari masyarakat yang terkejut karena kartu KIS mereka tidak aktif saat hendak berobat di puskesmas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah mendatangi Dinas Sosial, masyarakat baru mengetahui bahwa ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengaktifkan kembali kartu tersebut.
“Banyak yang kaget ketika kartu KIS-nya diblokir atau tidak aktif. Setelah tahu, mereka datang ke dinas sosial, tapi di sana masyarakat baru tahu ada persyaratan-persyaratan yang harus dibawa,” ujar Kepler di ruang fraksi PDIP pada Rabu (17/09/2025).
Menurut Kepler, kendala ini menunjukkan kurangnya sosialisasi dari pihak Dinas Sosial. Ia menyarankan agar Dinas Sosial berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memberikan informasi yang lebih jelas kepada masyarakat.
“Harusnya dinas sosial bisa mensosialisasikan, jika terjadi kartu KIS tidak aktif, masyarakat bisa mengaktifkan kembali dengan beberapa persyaratan. Jadi masyarakat tidak perlu bolak-balik karena baru tahu persyaratannya,” katanya.
Selain sosialisasi, Kepler juga menekankan pentingnya penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) di Dinas Sosial dan pembentukan posko pengaduan.
“Selain evaluasi dan penambahan personel, perlu juga adanya posko pengaduan sosial. Jangan sampai karena masyarakat tidak tahu persyaratan tambahan, malah jadi parah sakitnya karena mengurus persyaratan tanpa ada penanganan medis,” tegasnya.
Kepler mengingatkan bahwa jika masalah ini tidak segera diatasi, masyarakat akan merasa dipermainkan.
“Jika masih terjadi seolah-olah masyarakat ‘dipimpong’ dalam hal pelayanan, ini kurang tepat dengan visi wali kota yaitu Tasik Melayani,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan