Istri di Tasikmalaya Polisikan Suami: Ketahuan Nikah Siri Usai Ditelepon Pelakor

Senin, 11 Mei 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Seorang pria berinisial DAM (22) dilaporkan oleh istrinya sendiri, CL (22), ke Polres Tasikmalaya Kota setelah diduga melakukan pernikahan siri dengan wanita lain tanpa sepengetahuan istri sahnya.

Laporan tersebut dibuat CL pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 14.25 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya, Aam Amirullah.

Dalam surat tanda bukti pengaduan, CL menyebut suaminya diduga telah menikah siri dengan perempuan berinisial P.

Berdasarkan keterangan pelapor, CL mengetahui dugaan pernikahan siri tersebut setelah menerima telepon dari P pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu, P yang mengaku sebagai istri siri DAM meminta buku nikah CL dengan DAM.

Kuasa hukum pelapor, Aam Amirullah, mengatakan bahwa perbuatan tersebut diduga melanggar Pasal 402 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Baru.

Pasal tersebut mengatur pidana bagi seseorang yang melangsungkan perkawinan padahal masih terikat perkawinan yang sah dengan pihak lain.

“Ancaman pidananya maksimal 4 tahun 6 bulan penjara atau denda kategori IV paling banyak Rp200 juta bagi pihak yang menikah lagi tanpa izin istri sah atau melanggar ketentuan hukum perkawinan,” ujar Aam, Senin (11/05).

Selain itu, DAM juga dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), khususnya terkait dugaan penelantaran dalam rumah tangga.

“Yang bersangkutan diduga secara sengaja tidak memberikan nafkah lahir kepada istrinya. Ancaman pidananya maksimal 3 tahun penjara atau denda hingga Rp15 juta,” tambahnya.

CL mengaku merasa dirugikan secara lahir dan batin atas dugaan perbuatan suaminya tersebut sehingga memilih menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke kepolisian.

Hingga berita ini ditayangkan, Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.

Loading

Penulis : Soni

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum
Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Berita Terbaru