Ledakan Riset dari Enrekang! UNIMEN Sapu Bersih Juara 1 Klaster Madya Sultanbatara

Senin, 11 Mei 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, MNP – Dentuman prestasi kembali mengguncang panggung pendidikan tinggi Indonesia Timur.

Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) resmi mengukuhkan diri sebagai kampus riset paling prestisius di kawasan Sulawesi setelah menyabet Juara 1 Klaster Penelitian Madya tingkat LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara 2026.

Pengumuman yang disampaikan langsung Kepala LLDIKTI IX Dr. Andi Lukman di Aula Ridwan Saleh Mattayang, Senin 11/5/2026, sontak membuat 144 pimpinan Perguruan Tinggi Swasta yang hadir terdiam kagum sekaligus terpacu.

Dominasi UNIMEN bukan isapan jempol. Dari ribuan proposal yang dikirim PTS se-Sulsel, Sulbar, dan Sultra, UNIMEN sukses meloloskan 29 judul proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai penuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.

Angka fantastis ini sekaligus menobatkan UNIMEN sebagai kampus peraih pendanaan penelitian terbanyak pada Klaster Madya tingkat PTS Sultanbatara. Capaian ganda: Juara 1 klaster sekaligus Juara 1 nominal pendanaan.

Kepala LLDIKTI IX Dr. Andi Lukman secara terbuka mengapresiasi lompatan UNIMEN.

“Ini bukan kebetulan. Ini hasil kerja sistematis. UNIMEN membuktikan kampus muda dari daerah bisa mengalahkan kampus besar di kota jika ekosistem risetnya benar. 29 proposal lolos nasional adalah rekor baru untuk Klaster Madya. Saya minta PTS lain belajar ke Enrekang,” tegas Lukman saat Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Tepuk tangan riuh mengiringi penyerahan piagam kepada Rektor UNIMEN.

Di balik angka 29, ada cerita tentang transformasi budaya akademik. Plt. Ketua LP2M UNIMEN, Dr. Elihami, mengungkapkan kunci suksesnya: pendampingan intensif, review ketat, dan insentif berbasis kinerja.

“Kami tidak biarkan dosen berjuang sendiri. Dari ide, penulisan, sampai submit, LP2M kawal total. Hasilnya, selain 29 judul DPPM, kita juga tembus 1 judul skema prototipe. Artinya riset UNIMEN bukan hanya di atas kertas, tapi siap hilirisasi ke industri,” ungkap Elihami. Ia menyebut capaian ini sebagai “pembuktian DNA riset UNIMEN”.

Riset-riset yang lolos menyasar isu strategis umat dan bangsa. Mulai dari teknologi pertanian dataran tinggi untuk ketahanan pangan Enrekang, model pendidikan inklusif berbasis kearifan lokal, energi terbarukan untuk desa terpencil, hingga rekayasa sosial penanganan stunting.

“Penelitian kami wajib punya dampak. Tidak ada riset menara gading. Semua harus turun ke masyarakat, selesaikan masalah nyata,” tambah Elihami. Komitmen inilah yang membuat reviewer nasional jatuh hati pada proposal UNIMEN.

Capaian ini langsung mendongkrak reputasi UNIMEN di level nasional. Dalam 3 tahun terakhir, UNIMEN memang konsisten naik kelas: dari Klaster Binaan ke Klaster Madya, kini jadi juara 1 Klaster Madya.

Target berikutnya sudah dicanangkan: tembus Klaster Utama 2027. “LLDIKTI IX sudah janji dampingi penuh. Kami tidak mau cepat puas. Juara 1 ini bahan bakar untuk lompat lebih tinggi,” ujar Rektor UNIMEN yang dihubungi terpisah.

Ia juga berterima kasih kepada PWM Sulsel dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah atas dukungan tanpa henti.

Dr. Elihami tak lupa menyematkan apresiasi tertinggi untuk para pejuang riset UNIMEN.

“Selamat kepada 30 ketua peneliti dan seluruh tim. Kalian adalah pahlawan akademik. Dedikasi kalian mengharumkan nama Enrekang, nama Muhammadiyah. Ini bukti dosen UNIMEN tidak kalah kualitas dengan PTN besar,” ucapnya.

Ia memastikan LP2M akan kawal pelaksanaan riset agar luaran wajib tercapai: publikasi Scopus, HKI, buku ajar, hingga produk TKT tinggi yang bisa dihilirisasi ke BUMDes dan UMKM binaan.

Prestasi ini menjadi pesan tegas ke publik: kampus daerah bukan kampus kelas dua. UNIMEN membuktikan bahwa dengan visi jelas, kerja kolektif, dan keberpihakan pada mutu, kampus di pegunungan Enrekang bisa bicara di level nasional. “Ini baru permulaan. Agenda berikutnya.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sukses Jaga Mawas, Pakpak Bharat Kini Lirik Potensi Wisata Buru Hewan Non-Dilindungi.
PT Kertawira Sera Lestari Serahkan Ambulance untuk Desa Ring Satu Tambang
Dari Rakor Inflasi Nasional hingga Persiapan Idul Adha, Bupati Jeneponto Perkuat Koordinasi Daerah
Istri di Tasikmalaya Polisikan Suami: Ketahuan Nikah Siri Usai Ditelepon Pelakor
Syiar Islam, RPA CV Assalam Family Gelar Kajian Kitab Tijan
Pasca Rapat Internal, PD IWO Inhu Resmi Laporkan Bujang Mas ke Mapolres
Ada Apa dengan Kursi Wabup Ciamis? Yayasan Maung Bodas: Rakyat Berhak Tahu!
Seru! Ratusan Tiktoker Muda Jawa Barat ‘Trip Mania’ di Wisata Cipanas Galunggung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:52 WIB

Ledakan Riset dari Enrekang! UNIMEN Sapu Bersih Juara 1 Klaster Madya Sultanbatara

Senin, 11 Mei 2026 - 18:04 WIB

Sukses Jaga Mawas, Pakpak Bharat Kini Lirik Potensi Wisata Buru Hewan Non-Dilindungi.

Senin, 11 Mei 2026 - 14:54 WIB

PT Kertawira Sera Lestari Serahkan Ambulance untuk Desa Ring Satu Tambang

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB

Dari Rakor Inflasi Nasional hingga Persiapan Idul Adha, Bupati Jeneponto Perkuat Koordinasi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 13:37 WIB

Istri di Tasikmalaya Polisikan Suami: Ketahuan Nikah Siri Usai Ditelepon Pelakor

Berita Terbaru