Inovasi Eco Enzyme, SDN Mancogeh Sulap Limbah Organik Jadi Produk Bermanfaat

Rabu, 11 Juni 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Siapa sangka, limbah dapur yang sering kali dianggap remeh seperti kulit buah, sisa sayuran, hingga cangkang organik kini disulap menjadi cairan ajaib penuh manfaat.

Ya, di tangan para pendidik siswa SDN Mancogeh, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, barang tak berguna malah jadi bermanfaat.

Berkat inovasi eco enzyme yang mereka kembangkan, sekolah ini menjadi pionir dalam mengolah sampah organik menjadi produk bermanfaat bagi kesehatan, kebersihan, bahkan lingkungan hidup, Selasa (10/06/2025).

Kodir, S.Pd., selaku penggerak utama inovasi ini, menuturkan bahwa Eco Enzyme merupakan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dengan gula merah dan air selama kurang lebih tiga bulan.

Cairan ini memiliki sejuta manfaat. Selain untuk pupuk organik, bisa juga digunakan sebagai pembersih, disinfektan, bahkan terapi kesehatan.

“Intinya, dengan eco enzyme, kita bisa mengurangi sampah dan sekaligus mengurangi pengeluaran untuk produk kebersihan rumah tangga,” jelasnya.

Namun demikian, Kodir menekankan bahwa tidak semua sampah organik bisa dijadikan bahan.

“Harus yang bersih, seperti sisa buah-buahan. Yang kotor tetap kita kelola jadi kompos. Perbandingan penggunaannya juga harus tepat. Untuk pupuk misalnya, 1 ml eco enzyme dicampur dengan 1.000 ml air,” ujarnya.

Hasil fermentasi tersebut menghasilkan dua jenis produk: cairan dan ampas. Uniknya, ampas sisa fermentasi juga tidak dibuang. SDN Mancogeh kini memanfaatkannya sebagai bahan dasar pembuatan bantal terapi.

“Ampas ini membawa ion negatif. Beberapa orang merasakan efek terapeutik saat digunakan. Bahkan kami sudah menjalin kerja sama dengan komunitas kanker untuk membantu para pasien,” tambah Kodir.

Kepala SDN Mancogeh, Ilah Sarilah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa inisiatif ini telah dimulai sejak tahun ajaran 2022/2023.

“Awalnya kami mengikuti seminar tentang eco enzyme. Setelah tahu manfaatnya, kami mulai produksi sendiri. Sekarang seluruh warga sekolah terlibat aktif, bahkan ke depan kami berencana tiap kelas mengelola limbahnya masing-masing,” katanya.

Kegiatan pembuatan eco enzyme rutin dilakukan, seperti saat peringatan Hari Pahlawan dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Tak hanya membuat cairan, mereka juga melakukan aksi bersih-bersih lingkungan, menyemprotkan eco enzyme ke sungai untuk mengurangi bau limbah, serta mengedukasi masyarakat tentang manfaatnya.

Di waktu yang sama Lurah Nagarasari, Fery Heryawan, S.Kom., turut mengapresiasi gerakan ini.

Menurutnya, inovasi ini sangat bagus dengan harapan bisa terus konsisten dan menginspirasi banyak pihak untuk ikut terlibat dalam pengolahan sampah organik.

“Eco enzyme bisa menjadi solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tandas Fery Heryawan.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

72 Pekan Menjaga Kebersihan, Jumat Bersih Jadi Gerakan Nyata Wujudkan Jeneponto Bahagia
Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan
Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang Dramaga Diduga Keracunan, Ketua FJP2 Bogor Raya Desak Investigasi Menyeluruh
Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan
Pasca OTT Bupati, Kantor Dindikpora Pemalang Digeledah KPK, Kepala Dinas Siap Kooperatif
KRISIS SAMPAH ENREKANG: Armada Ditambah, Tapi Kepedulian Pemimpin Jadi Kunci
Bupati Tasikmalaya Lantik 18 Pejabat, Tegaskan Penempatan ASN Berdasarkan Sistem Merit
SAMPAH SERAPAH VIRAL! Puisi Sindir Pemkab Enrekang, Tokoh: Masalahnya Bukan Cuma Uang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:17 WIB

72 Pekan Menjaga Kebersihan, Jumat Bersih Jadi Gerakan Nyata Wujudkan Jeneponto Bahagia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang Dramaga Diduga Keracunan, Ketua FJP2 Bogor Raya Desak Investigasi Menyeluruh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Pasca OTT Bupati, Kantor Dindikpora Pemalang Digeledah KPK, Kepala Dinas Siap Kooperatif

Berita Terbaru