Tasikmalaya, MNP – Pemerintahan Kelurahan/Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya usai menggelar kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat, Kamis (10/07/2025).
Rasidin Hadijuanda selaku Askot Bidang Pemberdayaan Masyarakat menjelaskan, kegiatan ini menggunakan dana kelurahan tahun anggaran 2025 atas kerjasama Kelurahan dengan pokmas.
Diharapkan, kegiatan yang berlangsung dua hari yaitu pelatihan untuk pengolahan dari hasil pertanian bisa menambah keterampilan peserta, yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan keterampilan ini, mudah mudahan ibu ibu bisa mempraktekan dan bisa meningkatkan kesejahteraannya,” ucap Rasidin Hadijuanda.
Ditempat sama, Hendi,SIP Lurah Bungursari mengapresiasi respon dan hasil positif yang disampaikan narasumber bisa dipraktekkan oleh peserta dengan antusias.
Hendi menyebut, apa yang dihasilkan dari pengolahan bahan makanan hasil pertanian baik kentang atau ubi jalar menampilkan banyak kreasi makanan baru.
“Nantinya bisa dikembangkan untuk UMKM, juga hal yang sangat positif ada beberapa kelompok yang sudah mengemas secara menarik dan siap bersaing di pasar global,” jelas Hendi.
Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada LPM dan Pokmas Kelurahan Bungursari yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan sukses.
“Alhamdulillah hasilnya saya nilai baik masyarakat/peserta sangat antusias. Semoga apa yang telah mereka dapatkan bisa di praktekan dengan baik, sehingga bisa mengembangkannya baik di keluarga maupun di masyarakat,” harap Hendi.

Lomba kreasi hasil olahan pertanian
Perlombaan diikuti oleh empat kelompok kaum hawa dengan tujuan mengangkat potensi lokal serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kelompok perempuan.
Dalam penilaian lomba, RW 4 dan RW 8 berhasil keluar sebagai juara 1, berkat olahan dari Kelompok 3 yang dinilai unggul baik dari segi rasa maupun hasil pertaniannya.
Heru Khoeruddin, perwakilan dari RW 07, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Alhamdulillah, hari ini berlangsung penilaian olahan hasil pertanian.
“Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi bisa mendorong ekonomi perempuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Salah satu pemenang lomba pun menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut.
“Senang sekali bisa jadi juara. Usaha dan begadang kami tidak sia-sia, apalagi bisa membawa pulang hadiah,” ujarnya sambil tersenyum.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan