HPMM Desak Polda Sulsel Tindaklanjuti Kasus Pembusuran di Unismuh Makassar

Rabu, 5 November 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Polda Sulsel pada Rabu, 5 November 2025.

Ratusan anggota HPMM yang hadir mendesak pihak Polda Sulsel untuk menangkap pelaku pembusuran yang terjadi di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Kordinator aksi, Qalam menilai bahwa penanganan kasus yang ditangani pihak Polsek Rappocini dinilai lamban.

“Kasus ini harus menjadi atensi serius bagi pihak penegak hukum,” tegas Qalam.

Ia juga meminta pihak Polda Sulsel dan Polsek Rappocini dapat bersikap terbuka terkait penanganan kasus tersebut.

Qalam juga menegaskan bahwa HPMM terus mengawal kasus ini sampai pelaku dapat diberikan sanksi hukum.

“Kami memberikan waktu kepada pihak Polda Sulsel, selama tiga hari untuk menangkap pelaku,” kata Qalam.

Perwakilan Polda Sulsel yang menemui massa aksi menyampaikan bahwa kasus tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Mudah-mudahan dapat dilakukan penangkapan kurang dari 24 jam,” ucap pihak Polda Sulsel.

Qalam juga menyampaikan bahwa HPMM terus berkomitmen untuk terus menciptakan kondisi aman di Kota Makassar. “Karena tujuan kami datang ke Makassar ini untuk menuntut ilmu,” ucap Qalam.

Dengan demikian, HPMM berharap pihak Polda Sulsel dapat menindaklanjuti kasus pembusuran ini dengan serius dan menangkap pelaku.

“Kami tidak akan tinggal diam jika kasus ini tidak ditangani dengan serius,” kata Qalam.

Aksi unjuk rasa ini diharapkan dapat membawa perhatian pihak berwajib untuk menangani kasus pembusuran ini dengan lebih serius.

Pihak Polda Sulsel telah berjanji untuk menindaklanjuti kasus ini dan menangkap pelaku dalam waktu dekat.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk menangkap pelaku dan membawa mereka ke pengadilan,” kata perwakilan Polda Sulsel.

Dengan demikian, diharapkan kasus pembusuran ini dapat segera diselesaikan dan pelaku dapat diberikan sanksi hukum yang setimpal.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB