Tasikmalaya, MNP – Gerak Muda Indonesia meminta agar aparatur negara menunjukkan komitmen mereka untuk berdiri di atas semua golongan dan tetap berada di atas kepentingan masyarakat demi menciptakan Pilkada yang demokratis dan adil.
Setelah kegagalan di Pilkada serentak 2024, maka perlu dilakukan beberapa evaluasi terutama tentang sikap Polri, ASN, TNI, Kades dan penyelenggara pemilu di wilayah kabupaten tasikmalaya.
Lantaran itu, Gerak Muda Indonesia menyampaikan lima sikap yang menjadi Pengingat Utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertama, mendesak Kapolres dan jajarannya untuk memastikan netralitas seluruh anggota POLRI selama proses Pilkada PSU 2025 sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2002.
Kedua, mendesak SEKDA kab Tasikmalaya untuk memastikan seluruh ASN di Kabupaten tidak terlibat dalam politik praktis dan menjaga profesionalitas selama proses Pilkada 2024 sesuai UU No. 5 Tahun 2014.
Apalagi nampaknya kemarin melihat SEKDA sendiri masuk kepada Bursa Bakal pengganti Calon Bupati yang menurut kami sangat riskan sekali.
Ketiga, mendesak Kodim 0612 untuk menjamin netralitas TNI dan memastikan tidak ada intervensi dalam proses PSU Pilkada 2025 sesuai UU No. 34 Tahun 2004.
Keempat mendesak Ketua KPU dan Bawaslu Kab Tasikmalaya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada dan menindak tegas setiap pelanggaran netralitas sesuai dengan UU No. 7 Tahun 2017, harus benar benar tegas tanpa pamrih jangan sampai mengulang kejadian Sebelum PSU dilaksanakan,
Kelima, menuntut SEKDA Kab tasikmalaya agar dilakukan evaluasi terhadap pejabat atau aparat yang terbukti tidak netral dan segera mencopot mereka dari jabatan untuk menjaga kepercayaan publik.
“Jika memang pengingat dari kami tidak di kaji kembali dengan matang oleh para pihak. Kami menakutkan akan terjadinya gelombang perlawan yang besar dan tiada henti dari masyarakat sampai dengan PSU ini benar benar berjalan sesuai nilai nilai demokrasi bangsa indonesia,” kata boy diakhir penyampaiannya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan