Enrekang Melangkah Menuju Kabupaten Layak Anak: Sinergi Pemerintah dan Generasi Muda untuk Masa Depan Gemilang!

Rabu, 12 November 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Enrekang terus memperkuat komitmennya dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.

Melalui kegiatan Sinkronisasi Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak, DPPPA menggandeng kalangan siswa dan santri di SMK Negeri 1 Alla dan Pesantren Darul Falah, yang berlangsung pada Selasa dan Rabu (11-12 November 2025).

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Enrekang menuju Kabupaten Layak Anak (KLA), sebuah kebijakan nasional yang mendorong seluruh daerah untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi secara optimal.

Kepala DPPPA Enrekang, Dr. Ir. Sulviah Dahaling, ST., MM, sebagai narasumber, mengulas pentingnya pencegahan kekerasan dan bullying, sekolah ramah anak, pesantren ramah anak, santri Qur’ani yang tangguh unggul, serta peran pemerintah dan anak dalam KLA.

“Pemenuhan hak anak bukan sekadar slogan. Ia harus hidup di ruang kelas, di asrama pesantren, dan di rumah. Anak yang merasa aman dan bahagia akan tumbuh menjadi generasi tangguh dan unggul,” ujarnya dalam paparannya.

Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan para siswa dan santri aktif menyampaikan pandangan mereka tentang lingkungan belajar yang ideal, serta langkah-langkah mencegah kekerasan di sekolah dan pesantren.

Kabid Pemberdayaan Perempuan, Dr. Umaruddin, S.Pd., M.Pd, menambahkan bahwa sekolah dan pesantren merupakan ruang strategis dalam menanamkan nilai-nilai ramah anak.

“Sekolah dan pesantren harus menjadi tempat yang aman secara fisik, nyaman secara psikologis, dan mendukung tumbuhnya karakter Qurani,” katanya.

Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk menghormati sesama, menolak segala bentuk kekerasan, dan aktif menjaga lingkungan belajar yang positif.

DPPPA Enrekang menegaskan bahwa gerakan menuju Kabupaten Layak Anak bukan hanya tanggung jawab lembaga pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Anak-anak bukan sekadar penerima kebijakan, tetapi mitra pemerintah dalam membangun masa depan Enrekang yang ramah dan tangguh bagi generasi penerus.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi Enrekang untuk menjadi kabupaten yang layak anak, di mana setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dengan aman, bahagia, dan sejahtera,” kata Dr. Sulviah Dahaling.

Dengan demikian, Enrekang melangkah menuju Kabupaten Layak Anak, dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda untuk menciptakan masa depan yang gemilang bagi anak-anak Enrekang.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar
Sekdes Sukamanah Raih Apresiasi Masyarakat Berkat Pelayanan Prima
Tanggung Jawab Siapa? Diduga Keracunan, Puluhan Warga Peundeuy Garut Alami Mual dan Diare 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:58 WIB

Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C

Berita Terbaru