Dua Pembahasan, BPS bersama Pemkab Pakpak Bharat Adakan FGD

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pakpak Bharat bersama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan Focus Grup Diskusi (FGD), Kamis (05/12/2024).

Materi yang dibahas terkait Persiapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2025 dan Pendampingan Pelaksanaan Penyusunan Dokumentasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral 2024.

Acara yang digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika ini dihadiri oleh para penanggung jawab dan pengelola data statistik dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah kabupaten Pakpak Bharat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sehubungan dengan telah selesainya rangkaian kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2024 yang menghasilkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024 sebesar 1,92 (Kategori Cukup).

Maka dinilai perlu untuk melakukan pendampingan pengumpulan bukti dukung penyelenggaraan statistik sektoral yang akan dilaksanakan sebagai mitigasi pelaksanaan EPSS Tahun 2025.

Saling menyadari dan mengingatkan bahwa Data yang dihasilkan dari penyelenggaraan statistik sangat diperlukan untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan nasional. Sehingga data statistik harus akurat, mutakhir, terpadu.

Kepala Kantor BPS Pakpak Bharat, Muslikhatun, S.Si melalui Kasubbag Umum, Ernaliza Hutapea mengatakan, BPS sebagai leading sector dalam pengembangan statistik memiliki peran penting dalam pembinaan untuk meningkatkan literasi data.

“Sehingga terjadi penguatan pengelolaan dan pemanfaatan data untuk pembangunan nasional serta keberlangsungan Satu Data Indonesia (SDI),” jelas Kasubbag Umum BPS Pakpak Bharat, Ernaliza Hutapea.

Adapun Tujuan Satu Data Indonesia (SDI) adalah untuk :

1. Mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat  dipertanggung jawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar  Instansi Pusat dan Instansi Daerah.

2. Mendorong  keterbukaan  dan  transparansi  data  sehingga  tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data

3. Mendukung Sistem Statistik Nasional (SSN) sesuai peraturan perundang-  undangan.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengenal Penyakit Akibat Jamur Kandidiasis Esofogus Grade 1 dan Metode Pengobatannya
Semangat Kemerdekaan, Dishub Garut Perkuat Nasionalisme, Disiplin dan Pelayanan Publik
Polisi Amankan 98 Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni
Aroma Kongkalikong Mafia Tanah di Barito Timur: 117 SHM Diduga ‘Parkir’ di Tangan Karyawan Perusahaan
Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Mengenal dan Mengatasi Penyakit Gastritis Antrum/Antral dengan Obat-obatan Herbal
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Pattaneteang Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Media Tanam
Dukung Pendidikan Keagamaan, Kemenag dan KUA Bungursari Fasilitasi Legalitas MDTU Al-Musytari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Mengenal Penyakit Akibat Jamur Kandidiasis Esofogus Grade 1 dan Metode Pengobatannya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Semangat Kemerdekaan, Dishub Garut Perkuat Nasionalisme, Disiplin dan Pelayanan Publik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Polisi Amankan 98 Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Aroma Kongkalikong Mafia Tanah di Barito Timur: 117 SHM Diduga ‘Parkir’ di Tangan Karyawan Perusahaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polisi Amankan 98 Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:44 WIB