Aroma Kongkalikong Mafia Tanah di Barito Timur: 117 SHM Diduga ‘Parkir’ di Tangan Karyawan Perusahaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BARITO TIMUR, MNP — Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digadang-gadang sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat justru menyisakan bau busuk di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Tim investigasi Media Nasional Potret (MNP) menemukan indikasi kuat adanya kongkalikong antara Kantor ATR/BPN Barito Timur, pihak perusahaan, dan pemerintahan Desa Sioang untuk memuluskan penguasaan lahan di wilayah operasional PT Indopenta Sejahtera Abadi (ISA).

Sedikitnya 117 Sertifikat Hak Milik (SHM) yang terbit melalui PTSL periode 2012-2013 diduga memiliki keterkaitan langsung dengan kawasan operasional PT ISA di Telang Siong, Kecamatan Paju Epat.

Yang paling mencolok: sekitar 75 persen pemegang sertifikat tersebut diduga merupakan karyawan perusahaan.

Fakta ini memunculkan pertanyaan mendasar yang tak bisa diabaikan.

Apakah sertifikat-sertifikat itu benar-benar aset pribadi yang sah milik warga, atau justru menjadi instrumen sementara untuk mengamankan penguasaan lahan sebelum Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan diterbitkan?

Satu Orang, Lima Bidang: Pola yang Tak Wajar

Berdasarkan data yang dihimpun tim investigasi MNP, satu orang rata-rata menguasai lima bidang SHM. Berikut sampel nama yang berhasil dilacak:

Agus Madani, karyawan PT ISA, kelahiran Cempaka, berdomisili Telang Siong — memegang 5 SHM.

Ahmad Efendi, karyawan PT ISA, kelahiran Muara Teweh, berdomisili Telang Siong — memegang 5 SHM.

Ali Murtopo, karyawan PT ISA, kelahiran Demak, berdomisili Telang Siong — memegang 4 SHM.

Deden Perisandria, kelahiran Sukabumi, berdomisili Telang Siong — memegang 5 SHM.

Tri Handoko, karyawan PT ISA, kelahiran Medan, berdomisili Telang Siong — memegang 5 SHM.

Dari sampel nama-nama tersebut, kuat dugaan ada permainan atau setingan yang dilakukan pihak ATR/BPN Barito Timur.

Mereka diduga memberikan jalan mulus kepada karyawan perusahaan PT ISA untuk mendapatkan SHM secara “gratis” melalui program PTSL 2012-2013.

Pertanyaan yang Menggantung

Bagaimana mungkin puluhan karyawan perusahaan — yang sebagian besar bukan warga asli setempat — bisa begitu mudah memperoleh sertifikat hak milik atas lahan di kawasan operasional perusahaan?

Apakah proses verifikasi dan pengukuran tanah dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur?

Ataukah ada “titipan” dari pihak tertentu yang membuat program pemberdayaan rakyat justru menjadi alat pengamanan aset korporasi?

PTSL seharusnya menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memiliki legalitas atas tanah mereka. Namun di Barito Timur, program tersebut kini diliputi bayang-bayang mafia tanah.

Jika dugaan ini terbukti, maka yang terjadi bukan pemberdayaan, melainkan pengambilalihan terselubung atas nama sertifikasi.

Tim investigasi Media Nasional Potret masih terus mendalami data-data lebih lanjut. Masyarakat dan pihak-pihak terkait diminta membuka diri untuk klarifikasi.

Karena di balik 117 sertifikat itu, ada pertanyaan besar yang menuntut jawaban: siapa yang sebenarnya diuntungkan dari program yang katanya untuk rakyat?

Loading

Penulis : Tim Investigasi (Yulius Yartono, Adi Suseno/Anugerah)

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Mengenal dan Mengatasi Penyakit Gastritis Antrum/Antral dengan Obat-obatan Herbal
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Pattaneteang Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Media Tanam
Dukung Pendidikan Keagamaan, Kemenag dan KUA Bungursari Fasilitasi Legalitas MDTU Al-Musytari
Oleh Soleh Tegaskan Sinergi PKB–NU, Siap Sukseskan Muktamar
Dokumen SIPA Depo Pertamina Tasikmalaya Dipertanyakan, Aliansi Desak Bukti Perizinan dan RTH
Gerak-geriknya Dicurigai Warga, Pelaku Pencurian Motor di Candipuro Akhirnya Diciduk Polisi
Semangat Gotong Royong Satgas TMMD dan Masyarakat, Pengaspalan Jalan di Kp. Cilintung Berjalan Lancar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Aroma Kongkalikong Mafia Tanah di Barito Timur: 117 SHM Diduga ‘Parkir’ di Tangan Karyawan Perusahaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Mengenal dan Mengatasi Penyakit Gastritis Antrum/Antral dengan Obat-obatan Herbal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Pattaneteang Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Media Tanam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Dukung Pendidikan Keagamaan, Kemenag dan KUA Bungursari Fasilitasi Legalitas MDTU Al-Musytari

Berita Terbaru