DLH Kota Tasikmalaya akan Pertimbangkan Sukwan sebagai Tenaga Outsourcing

Selasa, 29 April 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya terus berupaya membangun kesadaran serta peran aktif masyarakat, khususnya para pelaku usaha, dalam pengelolaan sampah demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Hal itu dikatakan Kabid Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, dalam kegiatan apel pagi dan briefing bersama para tenaga sukarelawan (Sukwan), Selasa (29/04/2025).

DLh akan melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku usaha sangat penting dalam mendukung program “Tasik Resik” seperti yang selalu ditekankan oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, R. Dicky Chandra.

“Kesadaran kolektif menjadi kunci. Kami mengajak seluruh elemen, termasuk pelaku usaha dan masyarakat umum, untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa partisipasi semua pihak, cita-cita Tasik Resik sulit terwujud,” ujar Feri.

Ditambahkannya, kegiatan briefing bersama para Sukwan bertujuan untuk meningkatkan kinerja. Kemudian dari 97 Sukwan yang tercatat dalam sistem database ini menjadi langkah awal agar mereka kedepannya dapat dipertimbangkan sebagai tenaga outsourcing.

“Sebagian besar Sukwan telah mengabdi lebih dari 10 tahun. Sudah saatnya kita perjuangkan kesejahteraan mereka, termasuk kemungkinan pengangkatan sebagai tenaga outsourcing,” tambahnya.

Salah seorang Sukwan, Egi Nugraha, yang telah bekerja selama 10 tahun, berharap DLH dapat memperjuangkan pengangkatan Sukwan menjadi tenaga tetap minimal dengan gaji bulanan. Ia juga menyoroti kurangnya fasilitas alat pelindung diri (APD) yang berakibat pada kecelakaan kerja.

“Teman saya pernah menginjak serpihan kaca saat bekerja karena tidak adanya APD. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah,” ujarnya.

Senada disampaikan Hendra Mulyana, Sukwan lainnya, yang mengeluhkan kurangnya perhatian terhadap aspek kesehatan para Sukwan.

“Kami setiap hari bergelut dengan sampah yang menjadi sumber penyakit, seperti belatung, bekas pembalut, kotoran bayi, dan serpihan kaca. Harapannya pemerintah bisa memperhatikan kondisi kesehatan kami,” jelasnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Feri mengapresiasi seluruh Sukwan yang telah menyampaikan keluhan dan harapan mereka.

“Aspirasi para Sukwan sangat berarti bagi kami. Mereka adalah generasi muda penerus bangsa. Tanpa Sukwan, Kota Tasik tidak akan bisa menjadi kota yang bersih. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Dadan

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 
Wabup Pakpak Bharat Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor BPN, Ingatkan Keunikan Sistem “Sukit Ni Talun”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:19 WIB

Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB