Buka Stand Bank Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Dukung Acara Ngabuana

Senin, 13 Januari 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Acara Ngabuana yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Tasikmalaya berlangsung sukses.

Apalagi acara tersebut dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Kepala Bidang (Kabid) Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya memberikan dukungan penuh terhadap acara PWRI yang berlangsung di Jalan Pemda Lama, Kota Tasikmalaya, Senin (13/01/2025).

Dukungan konkrit dari Kabid Lingkungan Hidup diwujudkan dengan menghadirkan stand Bank Sampah Ligar Sapari Mandiri, sebuah program inovatif dalam pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Bank sampah ini berlokasi di Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, dan dipimpin oleh Nanang Tarya Somantri, seorang tokoh yang dikenal aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah.

Stand Bank Sampah Ligar Sapari Mandiri menjadi salah satu daya tarik utama dalam acara Ngabuana. Melalui stand ini, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah dari sumbernya serta memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Pengunjung juga diajak untuk lebih memahami konsep bank sampah sebagai solusi dalam mengurangi timbunan sampah di lingkungan sekitar.

Nanang Tarya Somantri, sebagai pimpinan Bank Sampah Ligar Sapari Mandiri, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat tentang sampah.

“Sampah bukan hanya sesuatu yang dibuang, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan jika dikelola dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa bank sampah tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Kabid Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Feri Arif M dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan acara Ngabuana.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan Kota Tasikmalaya yang bersih, hijau, dan ramah lingkungan.

“Melalui acara seperti ini, kami berharap masyarakat dapat lebih teredukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup,” harap Feri.

“Kehadiran stand Bank Sampah Ligar Sapari Mandiri adalah salah satu contoh konkret bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam pengelolaan sampah,” ujar Kabid Lingkungan Hidup.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Tasikmalaya. Banyak pengunjung yang terlihat antusias mengunjungi stand bank sampah untuk mendapatkan informasi langsung dari para pengelola.

Tidak sedikit yang menunjukkan ketertarikan untuk bergabung atau mendirikan program serupa di wilayahnya masing-masing.

Selain stand bank sampah, acara Ngabuana juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, seperti seminar lingkungan, bazar produk ramah lingkungan, dan kampanye daur ulang.

Semua ini bertujuan untuk mendorong terciptanya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup.

Melalui acara ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Kota Tasikmalaya yang sadar akan pentingnya pengelolaan sampah dan lingkungan hidup.

Bank Sampah Ligar Sapari Mandiri, sebagai bagian dari solusi lingkungan, juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengimplementasikan program serupa.

Keberhasilan acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan.

“Kami optimis bahwa Tasikmalaya dapat menjadi kota yang lebih bersih dan ramah lingkungan di masa depan,” pungkas Nanang Tarya Somantri.

Acara Ngabuana dan dukungan Kabid Lingkungan Hidup menjadi langkah nyata dalam mendorong gerakan peduli lingkungan di Kota Tasikmalaya.

Semangat yang tercipta dari acara ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang bagi keberlangsungan lingkungan hidup.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 
Wabup Pakpak Bharat Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor BPN, Ingatkan Keunikan Sistem “Sukit Ni Talun”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:19 WIB

Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB