Diduga Gudang Miras, Kontrakan di Kota Tasik Digrebeg Petugas Gabungan

Minggu, 18 September 2022 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP dan Ormas Islam di Kota Tasikmalaya menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi gudang miras, Sabtu (17/9/2022) malam.

Kontrakan tersebut berada di wilayah Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung.

Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan 1.086 botol miras berbagai jenis. Sayangnya, pemilik miras di kontrakan tersebut berhasil kabur.

Budi Hermawan, Kabid Tribum Tranmas dan Bimas Satpol PP Kota Tasikmalaya, menyebut, hasil razia miras tersebut merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah.

“Nilai miras yang diamankan jika diuangkan mencapai ratusan juta rupiah, karena banyak merk miras yang harganya mahal,” ujar Budi.

Awal terbongkarnya gudang miras itu, bermula saat petugas merazia pedagang miras di jalan Gunung Sabelah dan Jalan Ampera, Kota Tasikmalaya.

Penjual miras itu mengaku mendapatkan pasokan barang dari bandar yang tinggal di kontrakan. Petugas pun bergegas menuju ke kontrakan yang disebutkan.

Benar saja, ketika merazia kontrakan tersebut, petugas menemukan ribuan botol miras. Sayang si bandar miras berhasil kabur.

“Penjual miras yang kita amankan baru ada dua orang, sedangkan bandar miras berhasil kabur,” ujarnya.

Pihaknya sengaja melaksanakan razia berkolaborasi dengan ormas islam, dalam upaya mewujudkan visi misi Kota Tasikmalaya beriman dan bertaqwa.

Sementara itu, Pembina Ormas Islam Almumtaz, Nanang Nurjamil menjelaskan, operasi pekat dilaksanakan dalam rangka menjalankan Perda tata nilai No 11 tahun 2009.

Menurutnya, Kota Tasikmalaya terkenal sebagai kota santri, namun kenyataanya peredaran miras masih banyak.

“Kami akan terus kerjasama dengan Satpol PP dan pihak kepolisian, untuk terus memerangi peredaran miras di Kota Tasikmalaya, lantaran kondisinya sudah mengkhawatirkan dan dapat merusak moral remaja,” katanya.

Razia gabungan ini merupakan langkah awal upaya ormas islam, Kepolisian dan Satpol PP Kota Tasikmalaya, untuk menciptakan Kota Tasikmalaya yang religius dan islami.

“Untuk barang bukti ribuan botol miras dari kontrakan tersebut, kini sudah diamankan di Kantor Satpol PP Kota Tasikmalaya, untuk selanjutnya akan dimusnahkan,” pungkasnya. (Haris/Yadi).

Loading

Berita Terkait

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Polsek Kuala Cenaku Dorong Ketahanan Pangan di Tanjung Sari
Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR
Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat
Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan
Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks
Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare
Kenaikan Pangkat 63 Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya: Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Menguat
Soal Isu Beli Kursi Mahasiswa Baru, Dosen UNSIL Beri Klarifikasi dan Beberkan Kronologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Polsek Kuala Cenaku Dorong Ketahanan Pangan di Tanjung Sari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks

Berita Terbaru