Desiminasi Eksibisi Karya Seni Tradisional Meriahkan Festival Atraksi Jambana Kabupaten Garut

Sabtu, 27 Desember 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Kegiatan desiminasi eksibisi karya penciptaan seni tradisional dalam rangka Festival Atraksi Jambana Kabupaten Garut sukses digelar di Aula Desa Nanjung Jaya, Kecamatan Kersamanah, Sabtu ( 27/12/2025 ).

Acara ini mengusung tema “Merajut Budaya, Adat Istiadat, dan Tradisi Garut yang Berkelanjutan”, sebagai upaya menjaga, dan melestarikan warisan budaya lokal, agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta umum dari berbagai kalangan, mulai dari seniman, pegiat budaya, para siswa-siswi sekolah, hingga masyarakat setempat.

Beragam pentas seni tradisional turut ditampilkan, di antaranya Sisinga’an, Dogar, Badeng, Angklung, serta kesenian khas Garut lainnya yang memukau para penonton.

Kepala Desa Nanjung Jaya, Pemi Rosmiati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya, kegiatan tersebut di wilayahnya.

Menurutnya, festival ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap seni dan budaya daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai budaya, dan adat istiadat Garut dapat terus diwariskan, dan dijaga keberlangsungannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lawung Giri Pamukti, Herman Hidayat, menuturkan bahwa desiminasi eksibisi karya ini, merupakan wadah bagi para seniman, untuk mengekspresikan kreativitas, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

“Kami ingin seni tradisional tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga dipahami maknanya, sehingga mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan peserta umum menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan budaya, sekaligus menjadi bukti bahwa seni tradisional masih memiliki tempat di hati publik.

Dengan terselenggaranya Festival Atraksi Jambana ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa, komunitas seni, dan masyarakat dapat terus terjalin guna merajut budaya, adat istiadat, dan tradisi Garut agar tetap lestari dari generasi ke generasi.

 

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh PN Kendal
Lansia ‘Linglung’ di Kawasan Batang Rengat, Camat Kuala Cenaku Pimpin Evakuasi ke RSUD Indrasari
Antusiasme Warga Tawang Banteng Sulap Jalur Galunggung Jadi “Mentereng” Jelang Kemerdekaan
Diperiksa KPK Belasan Jam, Kadisdikpora Pemalang Lolos Tidak Dibawa ke Jakarta
Menggustungken Sebban Mi Nangguru Ketaring” Tandai Pembukaan Pesta Budaya Oang-Oang Pakpak Bharat 2026
Wabup Pakpak Bharat Apresiasi Kemeriahan Festival Bunga dan Buah Berastagi
Mengapa Karaoke Tanpa PBG dan SLF Bebas Beroperasi? AMT Desak Pemkot Tasikmalaya Jangan Ompong!
Atasi Kesulitan Air, Sumur Bor TMMD Kodim 0612 Bantu Warga Parungponteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:26 WIB

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh PN Kendal

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:19 WIB

Lansia ‘Linglung’ di Kawasan Batang Rengat, Camat Kuala Cenaku Pimpin Evakuasi ke RSUD Indrasari

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:05 WIB

Antusiasme Warga Tawang Banteng Sulap Jalur Galunggung Jadi “Mentereng” Jelang Kemerdekaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:53 WIB

Diperiksa KPK Belasan Jam, Kadisdikpora Pemalang Lolos Tidak Dibawa ke Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:40 WIB

Menggustungken Sebban Mi Nangguru Ketaring” Tandai Pembukaan Pesta Budaya Oang-Oang Pakpak Bharat 2026

Berita Terbaru

Berita terbaru

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh PN Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:26 WIB