Bupati Pemalang Buka Resmi TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026

Kamis, 23 April 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Seng kuyung Tahap II Tahun 2026 yang digelar oleh Kodim 0711/Pemalang, bertempat di Pendopo Desa Klarean, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kegiatan pembukaan yang mengusung tema “TMMD satukan langkah membangun negeri dari desa” ini berlangsung khidmat meskipun lokasi upacara dialihkan dari lapangan olahraga ke pendopo desa akibat hujan yang turun sejak pagi hari.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 08/Randudongkal Kapten Arm Andumiyanta.

Upacara diikuti oleh berbagai unsur pasukan, antara lain perwakilan TNI AD dari Kodim 0711/Pemalang, TNI AL Lanal Tegal, TNI AU Radar Tegal, Polres Pemalang, Senkom, Banser, Hansip, hingga organisasi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0711/Pemalang Muhammad Arif, S. Hub. Int., Kapolres Pemalang Rendi Setya Permana, unsur Forkopimda, OPD Kabupaten Pemalang, Muspika Kecamatan Petarukan, Kepala Desa Klarean, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas dedikasi dan kontribusinya dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.

“Program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Selain meningkatkan kesejahteraan, kegiatan ini juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya, Kamis ( 23/4 ).

Lebih lanjut disampaikan, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan sasaran fisik pembangunan talud sepanjang 801 meter di Desa Klarean.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengalokasikan anggaran sebesar Rp225 juta, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memberikan dukungan sebesar Rp246 juta.

Bupati juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kerja sama seluruh pihak agar program TMMD dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan TMMD sangat bergantung pada sinergi semua unsur. Kita ingin desa-desa di Pemalang semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.

Program TMMD sendiri merupakan bagian dari operasi bakti TNI yang bertujuan mempercepat pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, sekaligus memberdayakan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Usai pelaksanaan upacara, Komandan Kodim 0711/Pemalang Muhammad Arif menyampaikan bahwa TMMD merupakan momentum penting dalam memperkuat sinergitas lintas sektor.

“TMMD ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap seluruh kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan warga desa,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak terlepas dari dukungan semua pihak.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program ini dengan semangat gotong royong, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan
Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan
Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA
TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:38 WIB

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WIB

Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Berita Terbaru