Bupati Pakpak Bharat Bagikan Paket Bansos bagi Anak-anak Yatim dan Terlantar

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor di samping bagikan bantuan sosial bagi anak anak yatim dan anak terlantar juga diserahkan Santunan Jaminan Kematian (JKM) bagi masyarakat yang ditinggal mati oleh keluarganya.

Supardi Padang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pakpak Bharat mengatakan, program santunan JKM merupakan inisiasi Bupati, untuk membantu keluarga atau ahli waris dari saudara-saudara kita yang meninggal saat bekerja.

“Mungkin mengalami kecelakaan kerja, dan pastinya keluarga akan butuh dana pasca kematian, meskipun bukan hal yang kita harapkan,” jelas Supardi Padang.

Namun lanjut dia, setidaknya dengan program ini bisa membantu meringankan beban keluarga yang ditinggal.

“Harapannya agar semua masyarakat Pakpak Bharat bisa memiliki dan terlindungi oleh program ini, baik diikuti secara mandiri dan juga oleh bantuan Pemerintah Pakpak Bharat,” jelas Supardi Padang.

Bupati Pakpak Bharat menerangkan, kegiatan pemberian bantuan sosial ini, merupakan agenda rutin setiap tahun, yang sudah teranggarkan untuk kepentingan kalian anak-anak sekalian.

“Kalian punya mental, punya keberanian, kedepannya kalian harus lebih hebat dari kami, semua cita-cita kalian harus terkabul, apapun caranya harus kalian gapai bintang,” pesan Bupati dalam sambutannya.

Santunan Jaminan Kematian dari BPJS ini adalah bentuk tali asih terhadap bapak atau ibu yang meninggal dalam pekerjaannya.

“Kami ikut berduka, semoga hal ini bisa menyambung kehidupan keluarga dan anak-anaknya,” pungkas Bupati Pakpak Bharat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

KRISIS SAMPAH ENREKANG: Armada Ditambah, Tapi Kepedulian Pemimpin Jadi Kunci
Bupati Tasikmalaya Lantik 18 Pejabat, Tegaskan Penempatan ASN Berdasarkan Sistem Merit
SAMPAH SERAPAH VIRAL! Puisi Sindir Pemkab Enrekang, Tokoh: Masalahnya Bukan Cuma Uang
Bantuan Sosial atau Bancakan Anggaran? GMNI Cium Kejanggalan Anggaran Rp3,014 Miliar di Dinsos Tahun 2026
Sukses Curi Motor di Garut, Pria Bertato Diciduk Polisi, Ini Kronologisnya 
DPRD Tasikmalaya dan Aktivis Desak Pemkot Tindak SPBU Tanpa SIPA: Jangan Abaikan Aturan!
Diduga Abaikan Klakson Kereta, Seorang Wanita Misterius Tertemper KA 12 di Garut
Tanah Carik Siap Digarap, Warga Cigantang Tunggu ‘Lampu Hijau’ Aset Pemkot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:30 WIB

KRISIS SAMPAH ENREKANG: Armada Ditambah, Tapi Kepedulian Pemimpin Jadi Kunci

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Bupati Tasikmalaya Lantik 18 Pejabat, Tegaskan Penempatan ASN Berdasarkan Sistem Merit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:50 WIB

SAMPAH SERAPAH VIRAL! Puisi Sindir Pemkab Enrekang, Tokoh: Masalahnya Bukan Cuma Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bantuan Sosial atau Bancakan Anggaran? GMNI Cium Kejanggalan Anggaran Rp3,014 Miliar di Dinsos Tahun 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Sukses Curi Motor di Garut, Pria Bertato Diciduk Polisi, Ini Kronologisnya 

Berita Terbaru